Stop Boros Air Wudhu', Ini Hukumnya

Foto : (Dok. Istimewa)

KBRN, Jakarta: Islam mengajarkan umatnya menjadi pribadi yang hemat terhadap sesuatu. 

Sehingga boros atau mubazir merupakan pelanggaran prinsip dari ajaran Islam, bahkan dalam QS al-Isra'ayat 27, Allah berfirman, bahwa mubazir sangat dilarang sampai Allah menganggap mubazir sebagai saudara syaitan.

"Sesungguhnya orang yang mubazir itu adalah saudara-saudara syaitan dan syaitan itu sangat inkar kepada Tuhan"

Dalam bersuci atau berwudhu' pun kita dilarang keras untuk boros dalam menggunakan air. 

Diriwayatkan dari Abu Nu'amah, bahwasanya 'Abdullah bin Mughaffah mendengar anaknya berdoa: "Ya Allah, aku meminta kepadamu istana putih di sebelah kanan surga, bilamana aku memasukinya"

Maka ia pun berkata "Hai anakku, mintalah surga kepada Allah dan berlindunglah kepadaNya dari api neraka.

Karena aku mendengar, Rasulullah bersabda yang artinya: Sesungguhnya, akan ada nanti di tengah umat ini orang-orang yang melampaui batas dalam bersuci dan berdoa"

“Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam pernah melewati Sa’ad yang sedang berwudhu. Lalu beliau mengatakan padanya, mengapa berlebihan seperti ini wahai Sa’ad?" Sa’ad menjawab apakah dalam wudhu juga ada berlebihan?, maka Rasulullah menjawab: Ya, bahkan meskipun kamu berada di sungai yang mengalir" (HR. Ahmad (7065) dan Ibnu Majah (425) dengan Sanad Shahih).

Kita harus ketahui, bahwa berlebihan dalam menggunakan air saat wudhu dan mandi masuk dalam cakupan firman Allah yang artinya,

"Dan janganlah kamu berlebih-lebihan. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang yang berlebih-lebihan" (Al An’am : 141)

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00