Bongsang, Wadah Pengganti Kantong Kresek

ANTARA FOTO/Arif Firmansyah/wsj.

KBRN, Jakarta: Seiring penggunaan kantong berbahan plastik resmi dilarang di DKI Jakarta, penggunaan wadah tradisional 'Bongsang' dapat menjadi pilihan kantong saat berbelanja.

Bongsang merupakan wadah yang terbuat dari anyaman bambu yang populer digunakan masyarakat pada tahun 80an hingga 90an.  

Bongsang pada awalnya sering digunakan para ustaz atau ulama untuk membawa buah-buahan maupun makanan sepulangnya dari acara keagamaan atau pengajian. 

Dari situ, mengingat belum adanya kantong kresek, Bongsang pun menjadi popular di tengah masyarakat, sehingga kerap digunakan membawa barang belanjaan dari pasar.

Bongsang sendiri terbuat dari anyaman bambu yang dibentuk seperti keranjang. Bongsang dipilih karena ketahanannya dan mudah untuk dibersihkan.

Namun kelemahannya, Bongsang tidak dapat membawa produk belanjaan yang berukuran kecil. Sebab anyaman Bongsang cenderung memiliki lubang yang lebar.

Untuk melestarikan Bongsang juga kerap dijadikan ajang festival. Di Sumadang, Bonsang juga menjadi wadah menyajikan kuliner khas Sumadang yakni Tahu Sumedang.

Di beberapa tahun terakhir, pembagian daging kurban, Bongsang juga dijadikan sebagai wadah pembungkusnya.

Reaksi anda terhadap berita ini :

00:00:00 / 00:00:00