Batal ke Tanah Suci, CJH Diminta Bersabar

KBRN, Sendawar: Pemerintah Indonesia telah memutuskan untuk tidak memberangkatkan Calon Jemaah Haji (CJH) tahun 2020 ini ke Tanah Suci, akibat pandemi virus corona jenis baru atau Covid-19. Para CJH pun diminta untuk bersabar.

Kepala Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Kutai Barat (Kubar) H. Rahayu Izzat Solihin kepada RRI Sendawar, Selasa (9/6/2020) mengatakan, akibat kebijakan tersebut terdata ada 85 orang calon jemaah haji Kubar yang dibatalkan pemberangkatannya untuk melaksanaan ibadah Haji tahun ini.

“Jadi kepada semua jemaah, kiranya dapat bersabar menunggu dan terus memperbaiki manasik haji kita, ilmu terkait dengan ibadah haji agar semakin mantap. Dan bagi orang yang mengambil hikmahnya," ujarnya.

Diharapkannya bagi CJH yang dapat bersabar dan mengambil hikmah dari penundaan dapat diberikan kemudahan dalam urusan keberangkatan di tahun depan.

"Dan bagi orang yang mengambil hikmahnya, insyaallah diberikan kemudahan untuk berangkatnya nanti di Saudi Arabia pada pemberangkatan haji tahun 1442 hijriah atau tahun 2021 mendatang. Mudah-mudahan,” tandasnya.

Kepala Kementerian Agama Kutai Barat H. Rahayu Izzat Solihin

Izzat menjelaskan, dari ke-85 orang CJH di Kubar, terdata 82 orang diantaranya telah melunasi Biaya Perjalanan Ibadah Haji (BPIH), sementara 3 orang lainnya belum melakukan pelunasan karena ada kebutuhan mendesak yang tidak bisa dihindari.

Lebih lanjut dikatakan, terkait dengan BPIH tersebut, para calon jemaah haji tidak perlu khawatir. Karena bagi yang sudah melunasi, direncanakan keberangkatannya pada penyelenggaraan Ibadah Haji tahun 2021 mendatang. Namun apabila ada yang ingin mengajukan proses pengembalian dana, dapat berkoordinasi langsung dengan Kementerian Agama Kutai Barat.

“Jadi, nanti jemaah haji mengajukan di kantor Kemenag Kabupaten Kutai Barat. Setelah itu kita di proses ke-Kantor Wilayah. Jadi walaupun dia mengambil kembali dana hajinya, tapi dia tidak terhapus dari daftar keberangkatan, dan direncanakan jemaah tahun  ini akan diberangkatkan tahun depan,”lanjut Izzat

Calon jemaah haji tahun ini, tambah Izzat, akan diberangkatan haji tahun depan. Akan tetapi, bagi yang belum melunasi atau mengajukan pengembalian dana, tetap harus memenuhi kewajibannya untuk melunasi BPIH sebelum keberangkatan penyelenggaraan ibadah haji 1442 H/2021 Masehi mendatang.

Atas kondsisi ini, Ia berharap agar calon jemaah haji Kutai Barat bersabar menunggu dengan terus mengevaluasi diri, memperbaiki manasik dan ilmu tentang ibadah haji sebagai persiapan pelaksanaan ibadah haji tahun depan.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00