Pengembalian Dana Haji Perlu Waktu 9 Hari

jamaah_haji

KBRN, Banjarmasin: Kantor Kementrian Agama (Kemenag) Provinsi  Kalsel memberikan pilihan bagi calon jemaah haji tahun 2020 mengenai biaya perjalanan ibadah haji (Bipih), bisa diambil kembali atau disimpan dan dikelola oleh Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH).

Kepala Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Agama (Kemenag) Kalsel H. Noor Fahmi menerangkan, jemaah haji reguler dan khusus yang telah melunasi Biaya Perjalanan Ibadah Haji (Bipih) tahun ini akan menjadi jemaah haji 1442H/2021M.

"Namun ada opsi lain yang bisa dipilih oleh para jamaah yakni mengambil kembali uang pelunasan tersebut,"Kata Noor Fahmi, Rabu (3/6/2020).

Lalu seperti apa prosedur pengemabalian BIPIH?

1) Jamaah secara tertulis mengajukan permohonan pengembalian setoran pelunasan Bipih  kepada Kepala Kankemenag Kab/Kota tempat mendaftar haji. Dengan menayertakan :

a) bukti asli setoran lunas Bipih yang dikeluarkan oleh Bank Penerima Setoran (BPS) Bipih 

b) fotokopi buku tabungan yang masih aktif atas nama Jemaah Haji dan memperlihatkan aslinya

c) fotokopi KTP dan memperlihatkan aslinya; dan 

d) nomor telepon yang bisa dihubungi.

2) Permohonan jemaah tersebut selanjutnya akan diverifikasi dan divalidasi oleh Kepala Seksi yang membidangi urusan Penyelenggaraan Haji dan Umrah pada Kankemenag Kab/Kota. Jika dokumen dinyatakan lengkap dan sah, Kasi Haji akan melakukan input data pembatalan setoran pelunasan Bipih pada aplikasi Siskohat.

3) Kepala Kankemenag Kab/Kota mengajukan permohonan pembatalan setoran pelunasan Bipih secara tertulis dan dikirimkan secara elektronik kepada Direktur Pelayanan Haji Dalam Negeri dengan tembusan kepada Kepala Kanwil Kemenag Provinsi.

4) Direktur Pelayanan Haji Dalam Negeri menerima surat pengajuan permohonan pembatalan setoran pelunasan Bipih dan melakukan konfirmasi pembatalan setoran pelunasan Jemaah Haji pada aplikasi SISKOHAT.

5) Direktur Pelayanan Haji Dalam Negeri atas nama Direktur Jenderal Penyelenggaraan Haji dan Umrah mengajukan permohonan pengembalian setoran pelunasan Bipih secara tertulis kepada Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) c.q. Badan Pelaksana BPKH.

4) BPS Bipih setelah menerima Surat Perintah Membayar (SPM) dari BPKH, segera melakukan transfer dana pengembalian setoran lunas Bipih ke rekening Jemaah Haji dan melakukan konfirmasi transfer pengembalian setoran pelunasan pada aplikasi SISKOHAT.

Seluruh tahapan ini diperkirakan akan berlangsung selama sembilan hari. Dua hari di Kankemenag Kab/Kota. Tiga hari di Ditjen PHU. Dua hari di Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH). Dan, dua hari proses transfer dari Bank Penerima Setoran ke rekening jemaah

Lantas, bagaimana jika jemaah haji yang batal berangkat tesebut meninggal dunia? 

Pelimpahan porsi tersebut bisa dilakukan kepada suami, istri, ayah, ibu, anak kandung, atau saudara kandung yang ditunjuk dan/atau disepakati secara tertulis oleh keluarga.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00