Calhaj Batal Berangkat Bisa Ambil Uang Pelunasan

KBRN, Bogor: Kementerian Agama Kota Bogor Siap mengembalikan dana pelunasan Calon Jemaah Haji (Calhaj) yang gagal berangkat pada tahun ini karena adanya pandemi Covid 19.

Pemerintah Indonesia mengambil langkah tidak memberangkatkan jemaah haji ke tanah suci sehingga seluruh kantor Kemenag bersiaga untuk melakukan penanganan dampak kepada calhaj. 

Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Bogor Ansurullah mengungkapkan saat ini terus memberikan penjelasan kepada calhaj yang batal berangkat untuk dapat memahami saat pandemi covid 19. Tahun ini ada sekitar seribu calhaj tidak jadi berangkat.

Saat ini pihaknya sedang melakukan koordinasi dengan semua pihak untuk pengembalian uang pelunasan Biaya Perjalanan Ibadah Haji BPIH Calhaj.

Dana pelunasan sebesar sekitar Rp11 juta sudah bisa dipulangkan kepada calhaj dengan melampirkan semua syarat administrasinya.

Namun jika tidak mengambil uang pelunasan pun tak menjadi masalah karena daftar calhaj tahun ini otomatis masuk dalam ibadah tahun depan.

"Kita sudah bersedia jika ada calhaj yang akan mengambil uang pelunasan, namun jika tidak mengambil pun, calhaj otomatis masuk tahun depan." Ungkapnya, Rabu (3/6/2020).

Kemenag Kota Bogor juga tetap melakukan pelayanan menyiapkan ibadah haji kepada umat dengan adanya pembagian buku panduan ibadah agar bisa lebih mantap dalam menjalankan ibadah haji tahun depan.

Langkah Kemenag Bogor ini sejalan dengan salah satu opsi yang ditawarkan oleh Menteri Agama RI Fachrul Razi. Fachrul menekankan, jika ada jemaah haji yang batal berangkat tahun ini membutuhkan uang yang sudah disetor sebagai Biaya Perjalanan Ibadah Haji (Bipih), maka mereka bisa menariknya kembali.

"Setoran pelunasan Bipih juga dapat dimintakan kembali oleh jemaah haji yang bersangkutan kalau dia butuhkan, silakan. Kami akan mendukung itu semua dengan sebaik-baiknya," tekannya.

Opsi lain yang ditawarkan Menag adalah jemaah haji reguler dan khusus yang telah melunasi setoran Bipih tahun ini akan menjadi jemaah haji tahun 2021. Makanya dana Bipih mereka akan disimpan dan dikelola secara terpisah oleh Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH). Fachrul Razi memastikan para calon jamaah haji bakalan mendapatkan setoran nilai manfaat sesaat sebelum mereka berangkat ke Tanah Suci.

“Nilai manfaat dari setoran pelunasan itu juga akan diberikan oleh BPKH kepada jemaah paling lambat 30 hari sebelum pemberangkatan kloter pertama penyelenggaraan haji 1442H/2021M,” demikian Fachrul Razi. (Foto: Istimewa)

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00