Viral, Pria Gunakan APD Lengkap Luapkan Kekecewaan

KBRN, Jakarta: Tagar (Hastag) #IndonesiaTerserah kembali menghebohkan jagat media sosial, Jumat (22/5/2020). Pasalnya dalam beberapa saat lalu, beredar sebuah video menunjukan seorang pria berpakaian APD lengkap dan membawa alat penyemprot disinfektan, melakukan aksi tunggal sambil mengungkapkan kekecewaannya terhadap warga yang masih beraktivitas di luar rumah, tepatnya di jalan kawasan Bangil, Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur.

Dalam video penjelasan yang diunggah oleh akun instagram @ndorobeii itu, Pria yang menyampaikan kekecewaannya tersebut menjelaskan bahwa, dasar dirinya melakukan aksi tersebut dikarenakan melihat tindakan masyarakat yang tidak peduli dan taat akan anjuran pemerintah untuk dirumah saja selama pandemi COVID-19, apalaagi terjadinya kenaikan jumlah kasus positif COVID-19.

"Saya respect dengan rekan-rekan medis bahwasanya ada #indonesia Terserah suka-suka kalian semua kalian mau keluar? Terserah kalian semua, karena apa? hari ini Indonesia sudah lebih dari 1000 orang yang terpapar Corona, namun segala upaya pemerintah tidak diindahkan masyarakat," katanya dalam video yang diunggah pada Jumat, (22/5/2020).

 Menurutnya, jika dalam beberapa waktu ke depan masyarakat Indonesia masih tidak mematuhi dan menerapkan protokol kesehatan dan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB), maka Indonesia dapat seperti negara-negara lainnya yang memiliki jumlah angka kematian sangat signifikan.

"Jika terus seperti ini, Indonesia akan seperti Ekuador, bergelimpangan terkena Corona. Saya minta kesadaran masyarakat jangan tambah lagi penderita Corona, tetap diam di rumah," ujarnya.

Tidak hanya menyoroti akan banyaknya masyarakat melakukan aktivitas di luar rumah tanpa mengikuti anjuran pemerintah, Pria yang tidak mau menyebutkan namanya itu menyinggung, juga adanya tindakan masyarakat yang rela memperjual-belikan Bantuan Sosial (Bansos).

Dikatakan, pada kenyataannya yang terjadi ditengah-tengah masyarakat, banyaknya masyarakat menerima bantuan dari pemerintah dan menjual bantuan itu, hanya untuk mendapatkan sejumlah barang-barang menjelang hari raya Idul Fitri 1441 Hijriah.

"Yang diberikan pemerintah bantuan (Bansos), BLT jangan dibuat untuk foya-foya, jajan kue lebaran, beli baju. Anda dapat bantuan dalam sembako, sembakonya dijual dibelikan baju. Padahal kita tahu bahwasanya bantuan pemerintah, itu untuk menanggulangi dampak kelaparan, orang susah makan. Penting mana baju dengan sembako? penting mana baju dengan perut?," pungkasnya. 

Video aksi tunggalnya tersebut sontak viral di media sosial, dan mendapatkan sejumlah respon dukungan dari warganet. 

Warganet juga kesal dan kecewa lantaran masih ada masyarakat tidak memahami situasi dan membuat diri mereka serta orang lain dalam bahaya di tengah pandemi COVID-19.

Reaksi anda terhadap berita ini :

00:00:00 / 00:00:00