Salat Id di Lapangan Dilarang, PBNU Anjurkan Ini

KBRN, Jakarta : Pemerintah pusat melarang pelaksanaan Salat Id di lapangan demi mencegah penyebaran Covid-19. Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) pun meminta umat muslim, khususnya warga NU untuk menjalankan salat untuk merayakan Hari Raya Idul Fitri itu di rumah masing-masing.

Ketua PBNU, Robikin Emhas menjelaskan hal itu sesuai dengan Surat Edaran Nomor 3953/C.I.034/04/2020 tanggal 3 April 2020 lalu.

"Selama terjadi pandemi corona, PBNU menganjurkan agar umat Islam melaksanakan ibadah di rumah atau sesuai protokol Covid-19 yang ditetapkan pemerintah, termasuk shalat Idul Fitri," kata Robikin Emhas kepada wartawan, Selasa (19/5/2020).

Dia menjelaskan PBNU menganjurkan itu karena pada dasarnya, Covid-19 mengandung unsur yang dapat membahayakan kesehatan dan keselamatan orang. Oleh karena itu, penting bagi umat Islam untuk menghindari bahaya tersebut dan sekaligus membahayakan orang lain.

"Dianjurkan juga agar takbiran juga dilakukan dari rumah masing-masing. Tidak takbir keliling. Silaturrahim juga cukup melalui daring. Bisa kirim pesan singkat, voice call atau video call. Tidak perlu menggelar halal bihalal sebagaimana lazim dilakukan sebelum-sebelumnya," kata dia sembari mengatatakan bahwa imbauan tersebut berlaku untuk daerah yang termasuk kategori zona merah dan beberapa daerah zona hijau. . (Ilustrasi/ ANTARA FOTO/Nova Wahyudi)

Reaksi anda terhadap berita ini :

00:00:00 / 00:00:00