Penghuni GOR Ciracas Akan Dikembalikan Kepada Keluarga

Suasana PPKS di GOR Ciracas (Dok. Istimewa)

KBRN, Jakarta : Pemerlu Pelayanan Kesejahteraan Sosial (PPKS) sangat membutuhkan repons cepat dari pemerintah daerah, khususnya untuk mereka yang berada di Jabodetabek.

Upaya respon cepat penanganan Covid-19 bagi Pemerlu Pelayanan Kesejahteraan Sosial (PPKS) di daerah Jabodetabek, Kementerian Sosial melalui Balai "Mulya Jaya" di Jakarta meninjau langsung ke lokasi Shelter sementara di Gedung Olah Raga (GOR) Ciracas.

Peninjauan yang dilakukan tim dari Balai "Mulya Jaya" bertujuan untuk koordinasi dalam pemberian layanan sosial kepada PPKS.

Sudin Sosial Jakarta Timur tinjau GOR Ciracas

(Dok. Istimewa)

Ditemui langsung di aula GOR, Kepala Suku Dinas Sosial Jakarta Timur, Purwono menyampaikan bahwa upaya yang dilakukan oleh Pemerintah Daerah ini merupakan penanganan langsung terhadap penyebaran Covid-19.

"Hal ini dilakukan untuk meminimalisir penyebaran Covid-19 dan melindungi para PPKS dari bahaya virus tersebut. Mereka akan diberikan kebutuhan dasar sementara sampai dijemput Keluarganya. Sebaik-baiknya rehablitasi tetap kembali ke Keluarga,"  ujar Purwono.

Sementara itu, sesuai arahan Direktur Jenderal Rehabilitasi Sosial, Harry Hikmat pada Rapat Pembahasan Dampak Covid-19, Balai "Mulya Jaya" akan turut serta dalam penanganan PPKS di DKI Jakarta dan sekitarnya termasuk dalam pelayanan rehabilitasi sosial.

Sementara itu, Kepala Balai "Mulya Jaya", Juena Sitepu beserta tim menyampaikan bahwa Balai "Mulya Jaya"  akan dijadikan Shelter sementara untuk PPKS khususnya bagi wanita. 

"Balai kami siap untuk membantu penanganan PPKS terlantar di Jakarta dan sekitarnya selama tiga bulan kedepan. Kami juga akan melakukan pendataan terhadap PPKS dan  kebutuhan dasar di Shelter yang saat ini dibutuhkan," ujar Juena, Selasa (05/05/2020).

Juena menjelaskan juga, sejak dijadikan Shelter Sementara pada Senin lalu 27 April, GOR ini sudah menampung 81 orang PPKS yang terdiri dari Gelandangan, Pengemis, dan Anak Jalanan di wilayah Jakarta Timur. Sebelumnya juga terdapat 39 orang yang telah dijemput oleh keluarga. 

Selama PPKS berada di Shelter, dilakukan pendataan dan pemenuhan kebutuhan dasar berupa pemberikan makan, dan kebutuhan kesehatan.

Apabila PPKS memiliki keluarga diperkenankam untuk dijemput kembali ke rumah, sedangkan yang tidak memiliki keluarga nantinya untuk sementara akan ditempatkan di Panti atau Balai milik Pemerintah.

Reaksi anda terhadap berita ini :

00:00:00 / 00:00:00