Romahurmuziy Bebas, Warganet: Semoga Bisa Insaf

KBRN, Jakarta: Terpidana kasus jual beli jabatan di Kementerian Agama (Kemenag) Muhammad Romahurmuziy kini menghirup udara bebas.

Mantan ketua umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) itu bebas setelah menjalani masa tahanan setahun dan bandingnya dikabulkan Pengadilan Tinggi DKI Jakarta. 

Bebasnya Romahurmuziy pun menjadi perbincangan warganet di Twitter. 

"Semoga bisa insaf, lebih mementingkan taat daripada uang dan jabatan," cuit akun @HirmantoSigit, Kamis (30/4/2020). 

Selain itu warganet juga ada yang mengomentari pernyataannya kepada wartawan soal uang makan yang dinilainya tidak cukup gizi karena hanya mendapatkan jatah Rp 42 ribu untuk tiga kali makan.  

"lu kan penjahat, masih aja kebanyakan protes!! ga tahu malu sih," cuit akun @okajagad mengomentari sebuah portal berita. 

Timpalan cuitan tersebut semakin banyak dihujat warganet.

"Lah tahanan maling duit rakyat mah dikasih makan nasi kecap juga udah syukur harusnya nggak perlu gizi gizian," tulis akun @metalomania. 

Romy sapaan akrabnya juga ikut mengomentari fasilitas di rutan yaitu tidak adanya alat pemanas untuk menghangatkan makanan yang dikirim keluarganya. Sontak warganet menambahkan komentar kembali.

"Ini orang kok sok banget.lha dipenjara itu artinya hak2 pribadimu gak bisa dipakai.terpenjara artinya semuanya dibatasi.ngerti ora son? Lek ra ngertos,mulih omah mikmik susu sek," ungkap akun @yudiwijayaa.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00