Penganggaran Formula E Jakarta Dinilai Tak Tepat Sasaran

KBRN, Jakarta : Anggota DPRD DKI Jakarta dari Fraksi Partai Solidaritas Indonesia (PSI) William Aditya Sarana mengatakan, anggaran besar untuk penyelenggaraan ajang balap mobil listrik formula E di Jakarta tidak tepat sasaran.

"Kita secara konsisten dari awal penganggaran menolak adanya iven ini. Karena kita menghadapi situasi DKI yang kesusahan air bersih, kemacetan yang belum selesai, tetapi kita kok menganggarkan event dengan 1,2 Triliun, hanya untuk acara tiga harian, sangat-sangat tidak tepat penganggaran seperti ini," ungkap William pada Pro3 RRI Jumat (14/2/2020).

Menurut William, sebaiknya anggaran besar tersebut dipergunakan untuk persoalan fundamental yang ad di DKI Jakarta. Seperti perbaikan infrastruktur sekolah, perbaikan jamban, dan ketersediaan air bersih.

"Menurut saya ini tidak tepat sasaran. Harusnya uang sebesar itu dipergunakan untuk memperbaiki hal yang fundamentan yang ada di DKI. Seperti memperbaiki jamban, air bersih dan renovasi sekolah," ujarnya. 

William mengatakan, sejauh ini dari pengkajian dirinya tidak menemukan hal yang baik yang diperoleh dari ajang tersebut. Bahkan dari kebanyakan penyelenggaraan, banyak negara yang merugi.

"Alasan yang diterima Komisi C baru sebatas kuantitatif, tidak pernah dijelaskan secara gamblang. Saat ditanya, mereka cuma menyatakan profit langsung yang didapatkan sebesar 50 Milyar, jadi kita tekor abis," pungkasnya.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00