Ketidaktelitian Peserta Jadi Kendala Tes CPNS BNPB

KBRN, Jakarta : Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyelenggarakan Tes Seleksi Kompetisi Dasar (SKD) hari pertama berbasis Computer Assisted Test (CAT) sebagai rangkaian seleksi CPNS, Kamis (13/2/2020).

Adapun tes diselenggaran di Gedung CAT, Kantor Badan Kepegawaian Negara (BKN) Pusat dan diikuti oleh 1.863 peserta.

Ketua Panitia Seleksi CPNS TA 2019, Tavip Joko Prahoro mengatakan tes SKD terbagi menjadi 5 (lima) sesi, mulai pukul 08.00 sampai pukul 18.00 WIB.

Ia mengharapkan, peserta Tes SKD dapat melaksanakan tes dengan baik sesuai dengan rangkaian yang telah ditetapkan oleh standar BNPB.

Untuk seleksi kali ini, BNPB menerima 93 formasi dalam tes CPNS TA 2019 yang terdiri dari 81 formasi Umum, 9 formasi Cumlaude, 2 formasi Disabilitas dan 1 formasi Putra/Putri Papua/Papua Barat.

“Diharapkan para peserta dapat mengikuti rangkaian tes SKD ini dengan sebaik-baiknya, mulai dari melakukan pendataan dan registrasi, body checking, memasuki ruang tes dan mengerjakan soal-soal tes SKD,” ujar Tavip.

Ia menambahkan, peserta yang lolos seleksi CPNS BNPB mampu menjadi pegawai yang memiliki kompetensi sesuai bidangnya dan dapat bekerja sesuai dengan aturan BNPB.

“Bagi para peserta yang akan lolos, semoga dapat menjadi pegawai yang memiliki kompetensi sesuai bidangnya dan dapat bekerja sesuai aturan yang ada di BNPB yaitu, berintegritas, profesional, dan akuntabel dalam menjalani semua tugas,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala BKN Bima Haria Wibisana mengungkapkan sejumlah permasalahan yang terjadi seama tes, mulai dari ketidaktelitian para peserta dalam mempersiapkan persyaratannya.

“Kendala sering ditemukan pada para peserta karena tidak teliti dalam membaca pengumuman sehingga beragam permasalahan terjadi seperti salah membaca jadwal tes, datang terlambat sehingga tidak dapat diterima untuk mengikuti tes,” jelasnya.

Ia mengimbau para peserta agar lebih teliti dalam mempersiapkan persyaratan yang telah dibuat oleh panitia seleksi.

“Kami menghimbau agar para peserta dapat lebih teliti dalam mempersiapkan persyaratan yang telah dibuat oleh panitia seleksi nasional maupun instansi. Karena panitia berhak untuk menganulir keikutsertaan peserta dalam tes sesuai dengan peraturan dan persyaratan yang berlaku,” pungkasnya.

Reaksi anda terhadap berita ini :

00:00:00 / 00:00:00