Penyaluran Langsung ADD ke Rekening Desa Diawasi Kejaksaan dan Kepolisian

KBRN, Palangka Raya : Pemerintah Pusat berencana mengirimkan langsung Anggaran Dana Desa (ADD) ke rekening desa mulai akhir Januari ini.

Menurut Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Perbendaharaan Provinsi Kalimantan Tengah, Ratih Hapsari Kusumawardani, sistem transfer seperti ini akan mempercepat penyaluran dana desa agar dapat langsung dimanfaatkan desa.

“Jadi sebenarnya yang diubah itu adalah sistem transfernya, dananya itu langsung. Tetapi model rekomendasi, kemudian verifikasi itu tetap dilaksanakan. Kami tidak akan membayar langsung ke desa, apabila itu belum ada rekomendasi dan verifikasi dari Pemda. Dari situlah unsur akuntabilitasnya sebenarnya, Pemda tetap memegang peranan di situ,” ujarnya usai Seminar Kebijakan APBN 2020 dan Optimalisasi Pengelolaan Kas Negara pada Kamis (23/01/2020) di Palangka Raya. 

Lebih lanjut dikatakan, pengawasan dana yang ditransfer langsung ke rekening desa juga turut diawasi pihak kepolisian dan kejaksaan. Jejak digital penggunaan anggaran di bank yang sudah terdata di Kementrian Keuangan dapat ditelusuri pihak-pihak berwenang.

Menurut Kakanwil Dirjen Perbendaharaan Kalteng, pelaksanaan anggaran dana desa kerapkali keluar jalur akibat perencanaan yang kurang baik. Dirjen Perbendaharaan mendorong agar perencanaan awal penggunaan dana desa disiapkan dengan lebih baik.

Ratih mengatakan Musyawarah Perencanaan Pembangunan Desa (Musrenbangdes) menjadi titik penting, yang rencana  tindak lanjutnya harus dikawal dengan serius. 

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00