Ratusan Warga Terdampak Banjir Banten Dapatkan Bantuan Logistik dari ACT

KBRN, Jakarta : Aksi Cepat Tanggap (ACT) berkunjung ke tempat lokasi banjir bandang yang berlokasi di desa Sajira, Kecamatan Sajira, Kabupaten Lebak, Banten, Santi (18/1/2020). Diketahui desa tersebut terendam air bah hingga 7 meter.

Komandan ACT posko indum Lebak Banten, Oka Imran mengatakan, bahwa untuk membantu masyarakat di sana, pihaknya akan memberikan sejumlah pangan. Sebelumnya, ACT juga telah memberikan bantuan, salah satunya dapur umum.

“Alhamdulillah ACT dari awal sudah melakukan banyak kegiatan kesini. Di titik ini kita juga melakukan pelayanan medis, penyaluran logistik juga dan akan kita tambah, setelah acara disini akan ada 102 paket dari berbagai kebutuhan pangan,” ujar Oka saat di wawnacarai di Desa Sajira Mekar, Lebak, Banten, Sabtu (18/1/2020).

Oka pun menyebutkan, terdapat 21 rumah hanyut, 40 rumah rusak berat dan 95 rumah rusak ringan. Jadi, jumlah rumah yang terdampak sebesar 155.

“Selain rumah, ada 2 pondok pesantren, santrinya banyak, ada juga 1 lagi pesantren kena, 2 majelis talim dan 1 mushala. Tidak ada korban jiwa karena kejadian ini tidak langsung airnya besar, perlahan-perlahan, bahkan mereka sempat bersih-bersih, mereka tidak kepikiran ada banjir bandang,” jelasnya. 

Saat ini, para warga yang terdampak banjir telah mengungsi ke lokasi yang aman yakni di RW02 tepat di sebrang RW01.

“Kemungkinan itu ada (banjir), pemerintah menambah waktu tanggap darurat itu sampai 31 Januari. Kemungkinan itu masih ada karena masih ada hujan. Mereka sudah mengungsi ke saudara mereka, kalau hujan mereka mengungsi, arahan dari aparat desa itu,” terangnya.

Di waktu yang sama, Ketua RW 01 Zumaidi menyebutkan, ini adalah kali pertama daerahnya terkena banjir bandang. Padahal, di tahun-tahun sebelumnya tidak pernah ada kejadian tersebut.

“Baru kali ini kami merasakan dan mengalami banjir bandang, tahun-tahun kemarin enggak. Kami mengucapkan banyak terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu, apa yang telah diberikan, semoga bermanfaat dan barokah,” ungkap Zumaidi.  

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00