Masyarakat Diminta Patuhi Aturan Max Kecepatan Jalun Tol

KBRN, Semarang : Jalan tol Trans Jawa saat ini menjadi salah satu alternatif favorit masyarakat ketika bepergian jauh. Hal ini mengingat tol trans jawa telah menyambungkan antara Merak Banten menuju pasuruan, atau telah menyambungkan Jakarta sampai Surabaya sebagai kota besar.

Hanya saja salah satu yang menjadi perhatian adalah masyarakat dalam hal ini juga diwajibkan untuk mematuhi aturan batas kecepatan yang ada.

"Masyarakat diminta untuk mematuhi aturan batas kecepatan kendaraan di jalan bebas hambatan atau Jalan Tol. Penggunaan jalan tol ini selain karena lebih juga dinilai lebih nyaman dan aman  sehingga perlu adanya menjaga keamanan dan kenyamanan dalam mengemudi dijalur bebas hambatan ini," kata Kepala Humas PT Jasamarga Cabang Semarang, Andi Susilo kepada RRI, Kamis (3/1/2019).

Ia mengatakan aturan batas maksimal kecepatan kendaraan yang melintas di jalan tol terbagi menjadi dua, pertama batas maksimal 60 - 80 Km perjam dan 100 Km per jam.

"Jalur ini pun telah diatur dan setiap jalurnya diberikan rambu-rambu aturan batas maksimal memacu kendaraan," sebutnya.

Menurut Andi, jika melihat pengoperasionalan jalan tol Batang Semarang yang baru diresmikan Presiden RI pertengahan bulan Desember lalu, saat ini memang belum semuanya rambu terpasang dengan baik.

"Selain itu juga penerangan jalan yang ada belum maksimal lantaran penerangan lampu hanya ada dipintu tol dan simpang susun. Sehingga dengan kondisi tersebut masyarakat yang akan menggunakan jalur tol diharapkan untuk waspada dan mematuhi aturan yang berlaku bagi," terangnya.

Andi menyebutkan selama pemberlakuan jalan tol trans jawa ruas Semarang Batang selama libur natal dan tahun baru, terjadi kasus kecelakaan yang disebabkan kelalaian dari pengemudi jalan.

"Hanya saja dari kejadian tersebut tidak menimbulkan korban jiwa dan dapat diantisipasi oleh petugas tol jasamarga Batang Semarang," imbuhnya.

Reaksi anda terhadap berita ini :

00:00:00 / 00:00:00