[Cek Fakta] Ramsay Hunt Syndrome Disebabkan Vaksin Covid-19

Sebuah gambar tangkapan layar berupa unggahan soal Ramsay Hunt syndrome disebabkan oleh vaksin Covid-19 (Foto: Turnbackhoaks)

KBRN, Jakarta: Beredar sebuah informasi yang didalamnya menyebut, Ramsay Hunt syndrome yang diderita penyanyi dunia, Justin Bieber, disebabkan vaksin Covid-19. 

Informasi yang muncul di Twitter ini, bahkan menyebutRamsay Hunt syndrome termasuk salah satu kategori kejadian ikutan pasca imunisasi (KIPI) vaksin Covid-19.

Namun, setelah ditelusuri melalui Turnbackhoaks, Ketua Satgas Covid-19 Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Zubairi Djoerban, telah menjelaskan Ramsay Hunt syndrome yang diderita Justin Bieber dalam akun Twitter yang dimilikinya. 

Dijelaskan, Ramsay Hunt syndrome adalah suatu kondisi yang disebabkan reaktivasi virus. Sindrom ini bertanggung jawab atas 12 persen kasus kelumpuhan wajah.

Dengan prognosis yang lebih buruk ketimbang Bell’s palsy (kelumpuhan salah satu sisi otot wajah sehingga wajah tampak melorot). 

Virus yang menyebabkan penyakit ini adalah Varicella-zoster virus (VZV). Ini adalah virus yang sama yang menyebabkan anak-anak terkena cacar air dan cacar ular (herpes zoster) pada orang dewasa.

Zubairi menjelaskan, belum ada bukti terkait Ramsay Hunt Syndrome yang dialami Justin Bieber disebabkan vaksin Covid-19. 

Ia menambahkan, jika sindrom ini sudah ada obatnya di Indonesia dan tersedia juga di apotek-apotek. Ia menyebut, obat-obatan yang bisa digunakan untuk penyakit Ramsay Hunt Syndrome.

Seperti  Valacyclovir, Acyclovir, dan Famciclovir. Menurut pengalamannya, untuk konsumsi Valacyclovir lebih baik ditambah dengan obat steroid (seperti Prednison).

Maka dapat disimpulkan jika klaim tentang Ramsay Hunt syndrome yang diderita Justin Bieber disebabkan oleh vaksin Covin-19 keliru dan termasuk dalam kategori konten yang menyesatkan.

Faktanya, belum ada bukti terkait Ramsay Hunt Syndrome yang dialami Justin Bieber disebabkan vaksin Covid-19. 

Referensi:

https://turnbackhoax.id/2022/08/06/salah-ramsay-hunt-syndrome-disebabkan-oleh-vaksin-covid-19/

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar