Indonesia Punya Modal Mandiri di Tengah Konflik Dunia

Staf Khusus Ketua Dewan Pengarah Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP), Antonius Benny Susetyo. Ia katakan Indonesia punya potensi mandiri di tengah konflik dunia. (Foto: Humas BPIP)

KBRN, Jakarta: Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) mendorong kemandirian Indonesia di tengah kondisi global yang dilanda konflik. Kemandirian bangsa Indonesia ini sesuai dengan pemikiran Bung Karno dengan Trisaktinya. 

"Jadi dalam situasi macam ini akhirnya kita kembali kepada apa yang dikatakan Bung Karno dengan Trisakti-nya. Bagaimana bangsa ini mampu mandiri di bidang politik, ekonomi dan budaya," kata Staf Khusus Ketua Dewan Pengarah Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP), Antonius Benny Susetyo dalam perbincangan bersama Pro 3 RRI, Jumat (5/8/2022).

Menurutnya, semangat Sukarno dengan Trisaktinya menjadi relevan dalam situasi geopolitik saat ini. Apalagi, hal itu sesuai dengan 77 tahun Indonesia merdeka.

Trisakti yang diinginkan Soekarno adalah berdaulat di bidang politik, mandiri di bidang ekonomi, dan berkepribadian di bidang kebudayaan. 

Romo Benny menyebut Indonesia mempunyai modal untuk menjadi bangsa yang mandiri, salah satunya dengan memiliki sumber daya alam yang melimpah. 

"Kita mempunyai tanah yang subur dan luas, kita punya potensi," ujarnya.

Selain itu, kata dia, Indonesia memiliki sumber daya alam, ditambah sejumlah potensi yang lengkap.

"Potensi hayati kita lengkap, potensi yang kita miliki cukup kuat hanya tinggal perubahan mindset kita," ucapnya.

"Bagaimana mindset bukan lagi orang terjajah yang tergantung kepada merk dan kemasan," kata dia menambahkan. 

Lebih lanjut, Romo Benny menginginkan adanya perubahan mentalitas masyarakat yang bangga dengan produk-produk dalam negeri.

"Hanya bangsa ini tidak mau kreatif, inovatif dan mau menggunakan sumber dayanya sendiri," kata dia menegaskan. 

Menurutnya, saat ini waktu tepat yang untuk mengubah mindset meninggalkan pemikiran menjadi bangsa yang terjajah.

"Mengubah mindset itu mengubah budaya kita, budaya ketergantungan harus ditinggalkan sehingga kita mampu mengolah sumber daya alam kita sendiri," ucapnya. 

Menurutnya, bangsa Indonesia dalam kemandirian seperti pangan tidak tergantung kepada negara lain. 

"Tidak tergantung yang namanya gandum, kita punya alternatif makanan misalnya ketela dn umbi-umbian," kata Pria yang akrab disapa Romo Benny.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar