Jaminan Kesehatan Nasional Dimanfaatkan Lebih Satu Juta Sehari

Direktur Utama BPJS Kesehatan Ghufron Mukti saat diwawancarai wartawan usai memberikan penjelasan pada acara

KBRN, Jakarta: Lebih dari satu juta pemanfaatan Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) diberikan kepada para peserta BPJS Kesehatan setiap harinya. Informasi tersebut disampaikan BPJS Kesehatan saat menjelaskan pemanfaatan pelayanan kesehatan  di tahun 2021.

"Sepanjang tahun 2021, total pemanfaatan Program JKN oleh peserta, baik untuk mendapatkan pelayanan kesehatan di FKTP (Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama) atau FKRTL (Fasilitas Kesehatan Rujukan Tingkat Lanjutan) mencapai 392,8 juta pemanfaatan," kata Direktur Utama BPJS Kesehatan Ghufron Mukti, saat memberikan penjelasan dalam "Public Expose: Pengelolaan Program Keuangan dan BPJS Kesehatan Tahun 2021", di Kantor BPJS Kesehatan, Jakarta, Selasa (5/7/2022).

"Artinya, tadi sudah kami sampaikan, per hari kalender mencapai 1.076.232 pemanfaatan," ungkapnya lagi.

Menurutnya, Program JKN juga semakin dirasakan kehadirannya oleh masyarakat yang sedang dalam kondisi sakit dan membutuhkan pelayanan kesehatan. Hal tersebut dibuktikan dari data hingga 31 Desember 2021. 

Ghufron mengatakan jumlah pemanfaatan pelayanan kesehatan terhadap kunjungan sakit dan kunjungan sehat sebanyak 392,9 juta kunjungan atau sebanyak 1,1 juta per hari, serta pemanfaatan skrining kesehatan selama tahun 2021 sebanyak 2,2 juta skrining. Sementara itu, potensi pemanfaatan kembali pelayanan kesehatan semakin terlihat pasca Pandemi Covid-19.

Bahkan, guna memberikan layanan yang lebih baik kepada para peserta, BPJS Kesehatan mulai menerapkan mekanisme pemberian uang muka pelayanan kesehatan kepada rumah sakit dan klinik utama. Hal ini, menurutnya, dilakukan untuk memperlancar arus kas keuangan fasilitas kesehatan dan agar mereka bisa fokus memberikan pelayanan terbaik kepada peserta. 

Besaran uang muka tersebut disesuaikan dengan capaian indikator kepatuhan dan mutu layanan fasilitas kesehatan. Semakin baik layanan rumah sakit kepada peserta JKN, maka kesempatan mendapatkan uang muka akan semakin besar, hingga 60%.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar