Tiket Masuk ke Pulau Komodo Rp3.75 Juta 

ARSIP: Pengunjung menyaksikan sejumlah komodo di Pulau Rinca, Kawasan Taman Nasional Komodo, Nusa Tenggara Timur, Jumat (7/12/2018). Pulau Rinca yang merupakan zona inti Taman Nasional Komodo, dihuni lebih dari 1.500 ekor komodo, sementara di Pulau Komodo populasinya berjumlah sekitar 1.300 ekor. ANTARA FOTO/Indrianto Eko Suwarso/aww/am.

KBRN, Jakarta: Dinas Pariwisata Ekonomi Kreatif Nusa Tenggara Timur (Disparekraf NTT)  bakal menetapkan tiket masuk ke Balai Taman Nasional Komodo (BTNK) Rp3.75 juta untuk periode satu tahun dan berlaku mulai 1 Agustus 2022.  

Kepala Dinas Pariwisata Ekonomi Kreatif (Disparekraf) Nusa Tenggara Timur Sony Libing mengatakan, harga tiket yang cukup tinggi yang ditetapkannya itu adalah untuk konservasi memperbaiki atau meningkatkan nlai konservasi di Balai Taman Nasional Komodo.

Hal itu bedasarkan kajian yang dilakukan Pemerintah Provinsi NTT dan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan yang melibatkan ahli lingkungan IPB, UI dan Undana.

"Hasil kajian dari para ahli itu menyebutkan bahwa dua pulau di Balai Taman Nasional Komodo perlu ada konservasi lebih lanjut dan perlu ada pembatasan jumlah kunjungan hanya 200 ribu saja per tahun," kata Sony dalam perbincangan bersama Pro 3 RRI, Minggu (3/7/2022).

Kemudian, lanjutnya, hasil kajian menyatakan bahwa perlu ada biaya konservasi untuk memperbaiki atau meningkatkan nilai konservasi atau ekosistem yang berkurang akibat begitu masifnya kunjungan wisatawan di Pulau Komodo dan Pulau Padar. 

"Hasil kajian itu angka yang ada adalah sekitar Rop3.75 juta. Untuk apakah biaya itu? Selain biaya konservasi ini ada di dalamnya pengelolaan sampah, pengawasan, pengamanan, pemberdayaan masyarakat ada di dalam angka itu termasuk PNBP dan PAD," jelasnya.

Ia memastikan harga tiket Rp3.75 juta diberlakukan sama untuk wisatawan dalam negeri dan wisatawan asing.

Sebelumnya, kata Sony, harga tiket masuk  Balai Taman Nasional Komodo untuk wisatawan dalam negeri Rp750 ribu dan wisatawan asing Rp1.5 juta.

"Dengan harga baru masuk  Balai Taman Nasional Komodo kami optimis bahwa wisawatan akan datang, bisa jadi mereka tidak ke Pulau Komodo dan Pulau Padar tetapi ke pulau lain Pulau Rincan dengan biaya yang sama," tegasnya. 

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar