Kemkominfo: Aplikasi Sentuh Tanahku untuk Mudahkan Rakyat

Aplikasi Sentuh Tanahku/ Twitter Kementerian ATR/BPN

KBRN, Jakarta: Direktur Informasi dan Komunikasi Perekonomian dan Maritim, Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo) Septriana Tangkary menjelaskan, Sentuh Tanahku, aplikasi informasi layanan pertanahan, dibuat untuk memudahkan rakyat.

Sebab menurutnya, masyarakat dapat mengakses informasi dan layanan pertanahan, di mana pun, dan kapan pun, hanya dari telepon genggam.

“Aplikasi Sentuh Tanahku diluncurkan untuk memudahkan masyarakat dalam mengakses informasi layanan pertanahan. Masyarakat dapat melakukan pengecekan berkas dan sertifikat tanah tanpa perlu datang ke kantor pertanahan. Selain itu, masyarakat juga dapat melihat syarat-syarat permohonan dan simulasi biaya layanan sehingga dapat mempersingkat proses layanan pertanahan,” terang  dalam Webinar Pojok Literasi dengan tema “Sentuh Tanahku: Solusi Pertanahan dalam Genggaman" sebagaimana keterangan pers yang diterima rri.co.id, Selasa (24/5/2022).

Selain Septriana, Creative Talks Pojok Literasi ini juga menghadirkan narasumber dengan bidang keahliannya masing-masing, di antaranya Kepala Biro Humas Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Yulia Jaya Nirmawati; Kepala Kantor Pertanahan Kota Cirebon, Ruminah; dan Kepala Seksi Pengelolaan Sistem Sertifikasi Elektronik, Balai Sertifikasi Elektronik, BSSN, Zaenal Suhardono.

Kepala Biro Humas Kementerian ATR/BPN Yulia Jaya Nirmawati menekankan, aplikasi ini bermanfaat dalam mengetahui serta menginformasikan pengajuan berkas secara berkala, dan transparan, plotting bidang tanah, layanan-layanan yang ada di BPN, prediksi biaya layanan, pengumuman Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL), dan sertipikat hilang tiap harinya.

"Sampai saat ini aplikasi Sentuh Tanahku telah diunduh lebih dari satu juta kali pada platform Google Play Store dan App Store. Provinsi Jawa Barat menjadi pengguna aplikasi terbanyak dengan jumlah 43.474 pengguna. Adapun menu yang paling sering diakses adalah Pencarian Lokasi Bidang Tanah," terang Yulia.

Kepala Kantor Pertanahan Kota Cirebon Ruminah menyebutkan, aplikasi Sentuh Tanahku dapat membantu untuk menemukan lokasi tanah dengan cepat, sehingga mempermudah dan memperkecil kemungkinan terjadinya kesalahan, baik dalam proses penilaian, penyitaan, ataupun pekerjaan lainnya yang berhubungan dengan lokasi tanah.

“Jumlah pemohon aplikasi Sentuh Tanahku di Kota Cirebon per 18 Mei 2022 adalah 274 akun. Kami terus berupaya melakukan sosialisasi penggunaan aplikasi Sentuh Tanahku melalui pembuatan banner dan media sosial,” ujar Ruminah.

Sementara itu, Kepala Seksi Pengelolaan Sistem Sertifikasi Elektronik, Balai Sertifikasi Elektronik, BSSN Zaenal Suhardono menjelaskan, Sentuh Tanahku diproyeksikan menjadi super apps dari Kementerian ATR/BPN. Di mana semua layanan nantinya dapat diakses melalui aplikasi tersebut, termasuk sertifikat tanah elektronik. Masyarakat tidak perlu meragukan keamanan sertifikat tanah elektronik, karena sudah menggunakan tanda tangan elektronik.

“Tanda tangan elektronik ada dua jenis yaitu Tidak Tersertifikasi (tanda tangan yang di-scan, tanda tangan yang diinputkan ke alat elektronik) dan Tersertifikasi (tanda tangan digital menggunakan sertifikat digital). Sertifikat digital ini diterbitkan oleh Penyelenggara Sertifikasi Elektronik Indonesia,” bebernya.

Kegiatan dilaksanakan secara hybrid dari ASTON Cirebon Hotel & Convention Center dan disiarkan secara langsung melalui aplikasi Zoom serta akun Youtube DJIKP.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar