Revitalisasi Halim Perdana Kusuma, Keberangkatan-Kedatangan Penumpang Dialihkan

Revitalisasi Bandara Halim Perdana Kusuma (Doc Ryan/RRI).jpg

KBRN, Jakarta: Executive General Manager Bandara Halim Perdanakusuma, Marsma Nandang Sukarna mengatakan, selama proses revitalisasi Landasan Udara Halim Perdana Kusuma, aktivitas keberangkatan dan kedatangan penumpang dihentikan sementara dan dialihkan ke Bandara Soekarno-Hatta.

"Alat-alat berat sudah masuk sejak tanggal 18 Januari kemarin dan juga sudah ditempatkan," kata Nandang saat ditemui, Rabu (26/1/2022).

Nandang menyebut, untuk area yang akan direvitalisai di antaranya runway atau landasan pacu, taxiway atau jalan menghubungkan antara bagian apron atau pelataran pesawat dan landas pacu.

Sebagian area apron, kemudian area VVIP, VIP hingga bagian drainase atau saluran air yang berada di bawah landasan pacu Bandara Halim Perdanakusuma.

Tahap awal pengerjaan dengan mengecek area landasan pacu yang akan dilakukan hari ini.Setelah pengecekan dipastikan selesai pengerjaan revitalisasi segera dimulai.

"Pada saat sudah clear semua landasan pacu maka hari Kamis besok sudah ada pengeboran di area landasan pacu dari pihak pemborongnya, vendornya," ujar Nandang. 

Nandang menuturkan, revitalisasi ini bertujuan untuk memperbaiki fasilitas Bandara Halim Perdanakusuma maupun pangkalan udara TNI

Tujuannya untuk meningkatkan aspek keselamatan, keamanan dan kenyamanan saat nantinya beroperasi kembali melayani penerbangan.

Sebelumnya, juru bicara Kementerian Perhubungan Adita Irawati mengatakan revitalisasi Bandara Halim dilakukan untuk memperbaiki fasilitas sisi darat maupun udara. Juga dalam rangka meningkatkan aspek keselamatan, keamanan, dan kenyamanan penerbangan.

"Dengan dimulainya revitalisasi, Bandara Halim akan ditutup sementara mulai 26 Januari 2022. Waktu penutupan diperkirakan paling lama 3,5 bulan," kata Adita Irawati di Jakarta, Jumat (21/1).

Adapun pekerjaan yang akan dilakukan adalah pembangunan di sisi udara maupun sisi darat, yakni meliputi penyehatan landas pacu (runway) dan landas hubung (taxiway), dan peningkatan kapasitas landas parkir (apron) pesawat udara naratetama (VVIP) dan naratama (VIP).

Selain itu, dilakukan renovasi gedung naratetama dan naratama, renovasi bangunan operasi, perbaikan sistem drainase di dalam bandar udara dan penataan fasilitas lainnya.

Adita menjelaskan Kemenhub melalui Ditjen Perhubungan Udara telah meminta kepada operator bandara dan maskapai untuk menyiapkan langkah-langkah penanganan penumpang, mulai pembatalan penerbangan, refund tiket, hingga pengalihan rute penerbangan.

"Kami juga mengimbau kepada masyarakat yang sudah membeli tiket pesawat dengan keberangkatan melalui Bandara Halim untuk menghubungi pihak maskapai agar dilakukan proses penanganan selanjutnya," pungkasnya.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar