Konsul Kehormatan RI di Sapporo Resmi Dilantik

KBRN, Jakarta: Duta Besar Republik Indonesia (Dubes RI) untuk Jepang Heri Akhmadi melantik Shigeru Nakayama sebagai Konsul Kehormatan (Konhor) RI di Sapporo, Hokkaido Jepang di Wisma Duta KBRI Tokyo, Selasa (25/1/2022).

Dubes Heri dalam sambutannya menekankan peran strategis konsul kehormatan RI di Sapporo bagi Indonesia.

"Jaringan dan kompetensi yang dimiliki Sdr. Shigeru Nakayama tentunya dapat mendukung pelaksanaan tugas sebagai Konsul Kehormatan RI. Selain promosi perdagangan, investasi, pariwisata dan kebudayaan, Sdr. Nakayama juga diharapkan dapat membantu KBRI Tokyo dalam perlindungan dan pelayanan kepada lebih dari 800 WNI yang berdomisili di Hokkaido,” ujar Dubes Heri yang didampingi Kepala Bidang Politik Andi Ardiansyah, Kepala Bidang Ekonomi Rima Cempaka, Kepala Bidang Penerangan Sosial Budaya Meinarti Fauzie, Kepala Bidang Protokol Konsuler Ali Sucipto serta seluruh Atase Teknis dan pejabat KBRI Tokyo lainnya dalam siaran pers yang diterima RRI.co.id.

Lebih lanjut, Dubes Heri optimistis Shigeru Nakayama dapat mendorong pengembangan kerja sama dan investasi untuk penguatan supply chain dan bidang infrastruktur serta mendorong masuknya tenaga kerja Indonesia ke Jepang, yang pada akhirnya akan memberikan manfaat ekonomi bagi kedua negara.

Sementara itu, Shigeru Nakayama dalam sambutannya mengatakan siap mendukung misi Perwakilan RI di Jepang.

“Setelah mendengarkan pembacaan kutipan Keputusan Presiden oleh Bapak Duta Besar RI Tokyo, saya merasa bahwa tugas ini adalah tugas mulia dan berat. Namun saya akan berupaya sekuat tenaga untuk menjalankan tugas sebagai Konsul Kehormatan dengan baik dan mendukung misi KBRI Tokyo di Jepang,” ujar Shigeru Nakayama.

Shigeru Nakayama adalah CEO Nakayamagumi Co., Ltd, salah satu perusahaan konstruksi terbesar di Hokkaido, Jepang. Nakayamagumi terlibat dalam proyek-proyek pembangunan infrastruktur dan bisnis kontraktor, termasuk jalan, jembatan, bendungan, kereta api, fasilitas pertanian, fasilitas lingkungan, pelabuhan, perumahan dan proyek lainnya.

Dalam upacara pelantikan itu, penerapan protokol kesehatan yang ketat termasuk pembatasan tamu undangan diberlakukan selama penyelenggaraan acara. (foto: KBRI Tokyo)

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar