FOKUS: #PPKM

Warga Bantargebang Terima Edukasi Makanan Bergizi

Yayasan Abhipraya Insan Cendekia Indonesia (YAICI) menggandeng Rumah Gizi Aisyiyah menggelar edukasi pengolahan pangan bergizi untuk masyarakat di wilayah Tempat Pembuangan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang, Kota Bekasi. Ketua Bidang Advokasi YAICI, Yuli Supriati, mengatakan, makanan bergizi seimbang bernilai ekonomis wajib dinikmati seluruh masyarakat. Hamzah/RRI)

KBRN, Bekasi: Yayasan Abhipraya Insan Cendekia Indonesia (YAICI) menggandeng Rumah Gizi Aisyiyah menggelar edukasi pengolahan pangan bergizi untuk masyarakat di wilayah Tempat Pembuangan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang, Kota Bekasi.

Ketua Bidang Advokasi YAICI, Yuli Supriati, mengatakan, makanan bergizi seimbang bernilai ekonomis wajib dinikmati seluruh masyarakat.

Ketua Bidang Advokasi YAICI, Yuli Supriati (Hamzah/RRI)

"Persoalan gizi dan berujung stunting akan terus mengganggu generasi penerus bangsa. Akan tetapi yang masyarakat paham, makanan bergizi itu pasti mahal yang malah membuat mereka tidak memikirkan gizinya. Padahal, gak harus mahal. Nilai ekonomis dengan pengelolaan yang tepat juga dapat memberikan nilai gizi yang tinggi," kata Yuli kepada RRI.co.id di Yayasan Al Muhajirin, Ciketingudik, Bantargebang, Bekasi, Jawa Barat, Minggu (23/1/2022).

Ia mengungkapkan, salah satu upaya menekan angka stunting adalah dengan pola konsumsi yang sehat dan bergizi. 

"Banyak makanan sehat yang belum diterapkan oleh masyarakat Indonesia. Masyarakat kita lebih senang terhadap makanan-makanan instan. Imbasnya, angka stunting terhadap anak jadi meningkat. Pola ini yang harus diubah dari masyarakat," tuturnya.

Oleh karena itu, dalam agenda tersebut, kata Yuli, YAICI dan Rumah Gizi Aisyiyah memberikan demo pengelolaan pangan gizi yang bernilai ekonomis.

Sementara itu, Anggota Dewan Komisi II DPRD Kota Bekasi, Alimudin, menyebutkan, agenda yang digelar YAICI dan Rumah Gizi Aisyiyah merupakan pilot project penanganan stunting.

"Bersama Pemerintah nantinya kita gerakkan masyarakat dengan asupan gizi yang tinggi dan menurunkan angka stunting terhadap anak," tutur Alimudin.

Anggota Komisi II DPRD Kota Bekasi, Alimudin (Hamzah/RRI)

Ia menjelaskan, kegiatan YAICI dan Aisyiyah ini memiliki program yang memiliki nilai manfaat kepada masyarakat.

“Ini sangat membantu apa yang menjadi program pemerintah, yang tidak lain adalah kebutuhan kesehatan. Kami apresiasi setinggi-tingginya sudah memberikan edukasi untuk peningkatan kesehatan masyarakat,” jelas dia.

"Banyak diberikan penjelasan bahwa makanan yang sangat bergizi, tidak harus mahal. Pola memberikan menu supaya anak suka masakan orang tua, itu yang harus dikembangkan. Itulah langkah yang tepat,” pungkasnya.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar