Seleksi Ujian Masuk PTKIN 2022 Dibuka

Dokumentasi: Kementerian Agama
Dokumnetasi : Kementerian Agama

KBRN, Jakarta: Kementerian Agama resmi meluncurkan Seleksi Prestasi Akademik Nasional - Ujian Masuk (SPAN - UM) Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) 2022.

Ketua Panitia SPAN UM PTKIN yang juga Rektor UIN Walisongo Semarang, Imam Taufiq mengatakan, seleksi ujian masuk PTKIN ini akan dilaksanakan di 58 PTKIN di seluruh Indonesia. 

“SPAN UM PTKIN akan dilaksanakan oleh 58 PTKIN yang tersebar di seluruh Indonesia dan satu Fakultas Agama PTN yaitu Universitas Singaperbangsa Karawang," terang Imam Taufiq dalam acara peluncuran SPAN-UM PTKIN 2022 yang dipantau RRI.co.id secara virtual, Selasa (18/1/2022). 

Proses pendaftaran jalur SPAN-PTKIN akan dilaksanakan mulai bulan Februari hingga April 2022 . Daftar program studi dan daya tampung SPAN - PTKIN dapat dilihat pada laman : http://www.span-ptkin.ac.id. 

Secara rinci, sebelum melakukan pendaftaran, nantinya sekolah-sekolah akan mengisi sekaligus melakukan verifikasi PDSS (Pangkalan Data Sekolah dan Siswa) pada tanggal 7-28 Februari 2022. Selanjutnya tahap pendaftaran akan dimulai pada tanggal 4-31 Maret 2022. 

Selanjutnya, Seleksi Tahap I dan II akan dilakukan mulai tanggal 4-11 April 2022. Sidang kelulusan akan berlangsung pada 12-13 April 2022 dan Pengumuman seleksi masuk PTKIN pada 15 April 2022.

“Sementara, proses pembukaan pendaftaran jalur UM-PTKIN, diserahkan ke masing-masing PTKIN, dan akan berakhir pada Juni 2022. Daftar program studi dan daya tampung UM - PTKIN dapat dilihat pada laman: http://www.um-ptkin.ac.id,” tandasnya.

Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas yang turut hadir dalam peluncuran tersebut mengatakan, perluasan akses masyarakat untuk kuliah di PTKIN semakin meningkat. Setiap tahun ratusan ribu pendaftar ikut terlibat dalam proses SPAN UM PTKIN. 

“Jumlah pendaftar SPAN UM PTKIN tiap tahun terus meningkat. Ini setidaknya menjadi penanda bahwa upaya perluasan akses yang dilakukan Kementerian Agama berhasil,” terang Menag. 

Tahun 2021 misalnya, kurang lebih 280ribu calon mahasiswa mendaftar di PTKIN. Terdiri atas 182.890 pendaftar dari dari 11.920 sekolah melalui jalur SPAN PTKIN dan 100.038 pendaftar melalui jalur UM PTKIN.

“SPAN UM PTKIN sangat strategis, sebagai tahap awal mendapatkan calon-calon mahasiswa terbaik. Karenanya, seleksi mahasiswa ini menjadi sarana peningkatan mutu PTKIN,” sambungnya.

Menag mengingatkan agar PTKIN tidak semata fokus pada perluasan akses, tetapi juga harus berorientasi pada peningkatan mutu.

Kualitas PTKIN, kata Menag, bisa dilihat dari output atau lulusan yang dihasilkan. Publik akan menilai seberapa besar PTKIN memiliki dampak bagi kehidupan, tidak hanya bagi negara bangsa, tapi juga peradaban dunia. Dalam konteks ini, SPAN UM PTKIN merupakan langkah awal peningkatan kualitas PTKIN. 

“Untuk memiliki output yang baik, tidak hanya dibutuhkan proses saja. Input yang baik tentunya diharapkan akan berdampak kepada kualitas yang akan dihasilkan,” tuturnya.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar