PGRI Terima Keluhan, Belajar Daring Tak Kondusif

Foto: istimewa

KBRN, Jakarta: Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) menerima banyak keluhan bahwa belajar dalam jaringan (daring) sudah tidak kondusif.

“Satu sisi menerima informasi, sangat tidak kondusif belajar daring, kendala jaringan, komputer, semua orang tua belum tentu siap, kantor sudah menerapkan WFO,” ungkapnya kepada Pro 3 RRI, Senin (17/1/2022).

Namun, di lain sisi, katanya, tidak semua sekolah mempunyai kapasitas yang betul-betul siap menggelar pembelajaran tatap muka (PTM) 100 persen.

“Harus siapkan sanitasi, masker, dan kapasitas ruangan kelas yang tadinya bisa 30 harus disetting jadi 15, ini status dilema,” tambahnya.

Menurutnya, PTM 100 persen memiliki alur berjenjang, pengisian instrumen yang dinilai dinas pendidikan dan surat pernyataan bermaterai dari orang tua mengizinkan anak bersekolah.

“Satuan tugas mengizinkan, aman untuk melakukan PTM, regulasi ini tidak mudah,” tambahnya.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar