Setelah Perpol, Seragam Satpam Baru Resmi Berlaku

Karopenmas Mabes Polri, Brigjen Ahmad Ramadhan (Dok. Istimewa)

KBRN, Jakarta: Warna seragam satpam masih dalam proses penggodokkan. Hingga saatnya, secara resmi mulai digunakan ketika Peraturan Kepolisian (Perpol) dikeluarkan.

Perkenalan seragam desain Satpam akan terlaksana pada hari jadinya. Perubahan warna seragam dilakukan supaya tidak membingungkan masyarakat karena terlihat mirip seragam polisi.

“Akan dikeluarkan Perpol yang atur tentang seragam satpam dan efektifnya diberlakukan setahun setelah Perpol terbentuk,” kata Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Ahmad Ramadhan dalam jumpa pers di Mabes Polri, Jaksel, Kamis (13/1/2022).

Seragam Satpam mirip polisi saat ini adalah warna perubahan dari sebelumnya berwarna biru tua. Perubahan kembali warna seragam Satpam belakangan dalam pembahasan internal kepolisian.

"Masih dalam proses pengkajian warna baju cokelat muda akan berubah menjadi warna krem,"  ujar Ramadhan.

Kepolisian menilai seragam Satpam saat ini dianggap terlalu mirip dengan yang dikenakan personel Korps Bhayangkara. Sehingga, kata Ahmad, seragam tersebut menyebabkan kebingungan di tengah masyarakat.

"Sehingga menyebabkan kebingungan dan kesulitan warga masyarakat untuk membedakan Polisi dan Satpam," jelasnya.

Satpam merupakan profesi yang mengemban fungsi kepolisian terbatas. Sehingga diperlukan identitas tersendiri yang berbeda dengan Polri sebagai institusi yang membinanya.

Penyesuaian seragam Satpam saat ini diatur melalui Peraturan Kepolisian Nomor 4 Tahun 2020 tentang Pengamanan Swakarsa yang diundangkan pada 5 Agustus 2020.

Merujuk pada beleid Perkap 4/2020, terdapat sejumlah penyesuaian baru bagi anggota Satpam. Misalnya, kini anggota Satpam memiliki kepangkatan berjenjang yang terbagi menjadi tiga golongan. Kemudian, terdapat batas umur bagi anggota Satpam untuk pensiun.

Selain itu juga, kini seragam Satpam dibuat menyerupai milik Polisi, yakni didominasi dengan warna coklat dan memiliki tanda kepangkatan.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar