Pertandingan Liga 2, Suporter Diperbolehkan ke Stadion

Foto: ist

KBRN, Jakarta: Usai melakukan rapat dengan PSSI dan LIB, Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Zainudin Amali menghadiri konferensi pers bersama Ketua Umum PSSI Mochamad Iriawan dan Direktur Utama PT Liga Indonesia Baru (LIB), Akhmad Hadian Lukita terkait rencana uji coba kompetisi dengan suporter di pertandingan 8 besar Liga 2 pada tanggal 15 Desember. 

Ketum PSSI Mochamad Iriawan menyampaikan ujicoba ini akan seperti kompetisi pramusim Piala Menpora. "Uji coba ini seperti menjelang Liga 1 adanya ujicoba pramusim atau Piala Menpora sehingga pas Piala Menpora berhasil berjalan sukses dan lancar kita lakukan pertandingan Liga 1 dan Liga 2," kata Iriawan, Selasa (7/12/2021).

"Sementara kita akan melakukan uji coba secara khusus dalam pertandingan delapan besar di liga 2 di Stadion Pakansari, Bogor dan Stadion Wibawa Mukti Bekasi. Jika ini sukses akan kita lanjutkan di seri 4 dan 5 Liga 1 di Bali," urainya.

Pria yang akrab disapa Iwan Bule ini menegaskan, rencana menggelar laga dengan penonton di stadion ini masih bersifat uji coba dan belum dibuka secara umum.

“Menurut rencana, kami akan mengundang para suporter dari beberapa klub untuk bisa masuk ke stadion dan akan kami batasi,” jelasnya.

"Dalam aturan yang ada memang 25% atau 5.000 penonton, tapi sementara mungkin belum segitu sehingga natinya kita akan melihat bagaimana penerapan dengan penonton didalam stadion didalam situasi pandemi Covid-19 ini," tambahnya.

Sementara itu, Direktur Utama PT Liga Indonesia Baru (LIB), Akhmad Hadian Lukita, menyebut bahwa rencana ini bakal digelar pada salah satu laga babak delapan besar Liga 2 2021.

Dijadwalkan, uji coba pertandingan dengan penonton ini akan berlangsung di Stadion Pakansari dan Stadion Wibawa Mukti pada 15 Desember 2021.

Simulasi uji coba menggelar pertandingan dengan penonton ini nantinya akan menjadi acuan bagi pihak penyelenggara untuk mematangkan kebijakan selanjutnya.

“Tentunya, uji coba yang pertama ini akan menjadi tolok ukur tentang bagaimana ke depannya kami akan menerapkan SOP,” imbuh Akhmad Hadian Lukita.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar