Tidak Semua Sumur Resapan di Jaksel Diaspal

KBRN, Jakarta: Pengaspalan dan pelubangan sumur resapan di jalan wilayah Jakarta Selatan ternyata tidak semua akan dilakukan. Dalam hal ini hanya sumur resepan yang dinilai membahayakan pengendara yang melintas. 

Plt Camat Cilandak Djaharuddin mengatakan, tidak semua sumur resapan diaspal ulang dan dilubangi. Menurut dia, hal tersebut hanya akan dilakukan jika dinilai berbahaya bagi pengguna jalan dan pengendara yang melintas. 

"Iya, itu dibuat melihat dari sisi bahaya aja. Gak semua lah. Selain itu dilihat dulu mana yang bisa membahayakan pengendara," terang Djaharuddin saat ditemui RRI.co.id di Gedung Walikota Jakarta Selatan, Senin (6/12/2021). 

Menurut dia, dalam pengerjaan tersebut harus dilakukan koordinasi dengan pimpinan di tingkat pemerintah kota. Selain itu, pengaspalan dan pelubangan sumur resapan yang ada merupakan tugas Dinas Bina Warga, bukan pihak ketiga. Sedangkan dari pihak kecamatan bertugas melakukan pengawasan agar kegiatan pembuatan sumur resapan. berjalan dengan baik. 

Pantuan RRI.co.id di lapangan, pengerjaan pengaspalan dan pelubangan sumur resapan di Jl. Lebak Bulus III sudah selesai. Indra, salah satu pekerja repairing atau pengaspal dan pelubangan sumur resapan mengatakan, terdapat 29 titik sumur resepan yang telah diaspal dan dilubangi dengan bor yang telah selesai pengerjaannya di Jl. Lebak Bulus III.

Selanjutnya, Indra dan para pekerja lainya akan melakukan perbaikan di Jl. Kamboja, Cilandak Barat dan Jl. Karang Tengah, Jakarta Selatan. 

Ia mengatakan, ada lebih dari 20 sumur resapan yang akan diaspal dan dilubangi yang dikerjakan per hari ini, dan ditargetkan selesai dua sampai tiga hari ke depan. 

"Iya, ini kita mau ngerjain Jl. Kamboja dan Karang Tengah. Ada sekitar 20 sumur resepan di setiap jalan," kata dia.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar