Pemerintah Kaji Tarif Booster Vaksin Covid-19

KBRN, Nusa Dua: Pemerintah mulai membuka opsi pemberian booster vaksin Covid-19. Langkah ini diambil sebagai respon munculnya Covid-19 varian Omicron (B.1.1.529). 

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Republik Indonesia, Luhut Binsar Pandjaitan mengakui, pemerintah tengah mengkaji besaran tarif booster vaksin Covid-19.

Pemerintah juga disebut sedang mempertimbangkan klasifikasi penerima booster vaksin Covid-19 gratis, dan berbayar. 

"Harga masih dihitung. Harganya nanti Pak Menteri Kesehatan, berapa harganya itu yang untuk bayar?" ungkap Luhut Pandjaitan disela-sela Health Business Gathering, di Nusa Dua, Jumat (3/12/2021). 

Menteri Kesehatan Republik Indonesia, Budi Gunadi Sadikin di tempat yang sama memastikan, harga booster vaksin Covid-19 tidak lebih dari Rp300.000

Ia menyebut, prioritas booster vaksin Covid-19 adalah masyarakat berusia lanjut. 

"Ya paling mahal di bawah Rp300.000 lah," tegasnya.

Sementara disinggung Health Business Gathering, Budi Gunadi Sadikin mengemukakan, Indonesia telah menandatangani nota kesepahaman (MoU) dengan beberapa perusahan asing. 

"Ini sudah ada 30 yang tandatangan disini. Itu mulai dari perusahaan China, perusahaan Amerika Serikat, perusahaan Jepang, perusahaan Korea Selatan, duta besar, duta besarnya juga datang semua," pungkasnya.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar