FOKUS: #PPKM

Bangunan Menutupi Kali Mampang Mulai Dibongkar

Pemerintah Daerah Jakarta Selatan memberi waktu satu minggu kepada pemilik bangunan ruko di atas saluran air Anak Sungai/Kali Mampang untuk membongkar seluruh bangunan, karena sejauh ini masih tiga bangunan yang sudah dibongkar. Kepala Suku Dinas Sumber Daya Air (SDA) Jakarta Selatan, Mustajab, mengatakan, pemilik bangunan ruko di Kemang Utara 33, Mampang Prapatan, Jakarta Selatan, telah membongkar tiga bangunan yang berdiri di atas saluran air Kali Mampang. (Ayu Rachmaningtyas/RRI)

KBRN, Jakarta: Pemerintah Daerah Jakarta Selatan memberi waktu satu minggu kepada pemilik bangunan ruko di atas saluran air Anak Sungai/Kali Mampang untuk membongkar seluruh bangunan, karena sejauh ini masih tiga bangunan yang sudah dibongkar.

Kepala Suku Dinas Sumber Daya Air (SDA) Jakarta Selatan, Mustajab, mengatakan, pemilik bangunan ruko di Kemang Utara 33, Mampang Prapatan, Jakarta Selatan, telah membongkar tiga bangunan yang berdiri di atas saluran air Kali Mampang. 

Dia mengutarakan, sebelumnya terdapat empat bangunan yang harus dibongkar.

Namun karena masih proses dan pembongkaran yang dilakukan secara manual, dirinya berkeyakinan satu bangunan lagi akan segera dibongkar. 

Menurutnya, pihaknya tidak memberi jangka waktu untuk proses pembongkaran satu bangunan lagi. Namum dalam hal ini pemda tetap melakukan pengawasan agar bangunan dapat dibongkat tepat waktu 

"Total kan empat, yang sudah terbongkar tiga jadi tinggal satu. Kalau jangka waktu dipenuhi oleh dia. Tapi karena pembongkarannya manual, perlu waktu," katanya kepada RRI.co.id, di kawasan Mampang, Jakarta Selatan, Jumat (3/12/2021).

Bangunan yang harus dibongkar masih ada aktivitas. (Ayu Rachmaningtyas/RRI)

Sementara dalam pantauan RRI.co.id, tiga bangunan belakang yang berdiri di atas Kali Mampang sudah dibongkar.

Baik itu bangunan atas maupun bangunan bawahnya, sedangkan satu bangunan yang dimaksudkan nampak bagian atas ruko sudah dibongkar.

Jadi hanya tinggal bangun bawah yang belum sepenuhnya mengalami pembongkaran.

Terkait puing-puing sisa material bangunan seperti kayu dan besi-besi, terpantau tidak ada yang menumpuk di saluran Kali Mampang.

Selain itu, pihak pemilik bangunan telah mengumpulkan sisa sampah bangunan di bagian samping yang tidak bersinggungan dengan Kali Mampang.

Sedangkan untuk saat ini, coffee shop yang menempati bangunan pertama sudah tidak beroperasi lagi.

Namun tidak demikian dengan bangunan ketiga yang ditempati komunitas sepeda atau bengkel sepeda, yang terpantau masih ada aktivitas, karena di depan ruko tersebut banyak sepeda motor yang parkir.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar