Terobos Palang Perlintasan Kereta, Penjaga: Pengendara Sadarlah

Pengendara motor yang nerobos ketika alarm perlintasan kereta berbunyi / Aditya Prabowo

KBRN, Jakarta: Masih banyak pengguna jalan yang nekat menerobos palang perlintasan sebidang kereta api (KA) sesaat sebelum ditutup sepenuhnya. Kejadian nekat seperti ini tidak jarang berujung pada kecelakaan.

Jumada salah satu petugas penjaga palang pintu perlintasan kereta api berharap pengendara sadar aturan ketika palang pintu kereta api sudah berbunyi.

"Kita sebagai petugas hanya menghimbau bahwa pengendara harus sadar dengan peraturan, jangan main nerobos saja," kata Jumada petugas palang pintu perlintasan kereta Daan Mogot saat ditemui RRI.co.id, Rabu (1/12/2021).

Selain bahaya akan potensi kecelakaan, pengguna jalan yang melakukan tindakan tersebut terancam hukuman pidana kurungan paling lama 3 bulan atau denda paling banyak Rp750.000.

Maka dari itu, ketika sudah ada tanda-tanda mendekati perlintasan sebidang KA, setiap pengguna jalan diharuskan untuk mengurangi kecepatan dan berhenti bila ada kereta yang akan lewat.

"Pada saat alarm kereta berbunyi harusnya pengendara sudah harus berhenti di garis yang sudah ditentukan," ujarnya.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar