Senayan: Kelihatannya Kuota Haji Tidak 100 Persen

Ilustrasi / ANTARA / REUTERS / Saudi Ministry of Media via / La / pri

KBRN, Jakarta: Ketua Komisi VIII DPR RI, Yandri Susanto mengaku yakin bahwa kuota haji tahun 2022 tidak akan diberikan sebanyak 100 persen sebagaimana sebelum pandemi Covid-19.

Hal itu ditekankan Wakil Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) ini mengingat Kerajaan Arab Saudi akan menyelenggarakan ibadah tersebut dengan menerapkan protokol kesehatan (prokes) dengan menghitung populasi orang masuk ke Masjidil Haram.

"Keliatannya (kuota haji) tidak akan 100 persen," kata Yandri Susanto kepada wartawan, Rabu (1/12/2021).

Dia pun berharap agar pemerintah mampu memastikan kuota bagi jamaah asal Indonesia.

"Kalau misalkan sampai 30 persen saja kuota kita, itu hebat. Artinya sekitar 60 ribu yang berjalan," harapnya.

Lebih lanjut Yandri menjelaskan, Arab Saudi bahkan membatasi kapasitas kamar tidur, dari sebelumnya diisi oleh empat orang, menjadi hanya dua orang. Hal itu juga berlaku bagi bus yang biasa digunakan untuk mengangkut jamaah.

"Itu mungkin yang saya tangkap dari persiapan pemerintah Saudi menuju tahun 2022 (yakni) memastikan berapa sih yang benar-benar bisa diundang dari luar Arab, termasuk Indonesia," terangnya.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar