Kominfo Ajak Pelaku e-Health Tumbuh Jelang G20

Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Johnny G. Plate mengikuti Pertemuan Tingkat Menteri G20 Bidang Digital Tahun 2021 secara virtual dari Jakarta, Kamis (5/8/2021). (Doki: ANTARA/HO-kemenfo.go.id/pri.)

KBRN, Jakarta: Kementerian Komunikasi mengajak para pelaku Industri e-Health untuk tumbuh dalam ekonomi digital di Indonesia dalam memanfaatkan momentum Presidensi G20 Indonesia tahun 2022.

Menurut Menkominfo, pertumbuhan ekonomi digital Indonesia selama pandemi Covid-19 tidak bisa dilepaskan dari keberadaan layanan kesehatan digital. Terlebih saat pandemi, layanan digital kesehatan telah membuka akses masyarakat semakin insklusif.

"Oleh karena itu, saya mengajak seluruh mitra sektor kesehatan untuk memperkuat kolaborasi dan sinergi,” ujar Menteri Komunikasi dan Informatika Johnny G. Plate, dikutip melalui Forum Ekonomi Digital III, Rabu (1/12/2021).

Menurut Menkominfo, di tahun 2021, valuasi sektor ekonomi digital diperkirakan akan mencapai sekitar USD70 Miliar atau Rp1.000 Trilliun. Hingga tahun 2025 diproyeksikan tumbuh sampai dengan USD146 Miliar atau Rp2.100 Triliun.

Menurut Johnny, hal ini sangat besar, termasuk di dalamnya electronic health. Sehingga diperlukan pertemuan untuk mendapat masukan dari industri, agar kebijakan yang diambil itu memang berpihak pada pengembangan industri termasuk industri e-health dalam rangka peningkatan pelayanan pada masyarakat.

Johnny mengatakan ada  tiga peluang yang bisa dimanfaatkan pelaku industri e-health tanah air agar turut aktif memperkuat penyelenggaraan Presidensi G20 Indonesia tahun depan.

“Pertama adalah memberikan rekomendasi dan masukan terkait isu electronic health yang dibahas pada Digital Economy Working Group G20 Tahun 2022,” ujarnya.

Selain itu, pelaku industri dapat berkolaborasi dengan seluruh pemangku kepentingan dalam membangun prinsip-prinsip bersama skala global tentang praktek teknologi kesehatan. 

“Ketiga, mengeksplorasi secara aktif dalam menjalin kerjasama business to business antarnegara G20. Keempat, menyediakan kustomisasi layanan isu e-health pada masing-masing yang disesuaikan dengan kebutuhan peserta dari negara-negara G20 lainnya,” paparnya.

Maka dari itu, Menkominfo senantiasa berupaya memfasilitasi seluruh pelaku industri digital dengan menyiapkan kebijakan bersama melalui Forum Ekonomi Digital.

“Untuk itu, kita lakukan masukannya melalui forum ini. Kebetulan kami meminta masukan bersama lingkungan industrinya dan kita sama-sama tahu bahwa digital ekonomi kita bertumbuh pesat. Mari bersama-sama kita menuju Indonesia terkoneksi, makin digital, makin maju,” ungkapnya.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar