FOKUS: #PPKM

Bandara Soetta Sempat Mengalami Penumpukan WNA

Sempat terjadi kerumunan dan antrean warga negara asing (WNA) hingga mengular ratusan meter di Terminal III Kedatangan Internasional Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Senin (29/11/2021). Para WNA dari berbagai negara berdiri menggunakan masker namun mereka berdesakan tanpa memperhatikan jaga jarak sebagai protokol kesehatan. Mereka baru saja mendarat di Bandara Soekarno Hatta untuk menunggu pemeriksaan dokumen penerbangan seperti paspor serta peneriksaan tes PCR oleh petugas. (Saaadatuddaraen/RRI)

KBRN, Tangerang: Sempat terjadi kerumunan dan antrean warga negara asing (WNA) hingga mengular ratusan meter di Terminal III Kedatangan Internasional Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Senin (29/11/2021). 

Para WNA dari berbagai negara berdiri menggunakan masker namun mereka berdesakan tanpa memperhatikan jaga jarak sebagai protokol kesehatan. 

Mereka baru saja mendarat di Bandara Soekarno Hatta untuk menunggu pemeriksaan dokumen penerbangan seperti paspor serta peneriksaan tes PCR oleh petugas. 

"Pagi tadi memamg sempat terjadi antrean  panjang WNA di Terminal III ini," ungkap salah satu petugas Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, kepada RRI.co.id. 

Sementara, Senior Manager of Branch Communication and Legal PT Angkasa Pura II Bandara Soekarno Hatta, M Kholik Muardi, tidak dapat memberikan keterangan walau telah beberapa kali dilakukan konfirmasi. 

Diketahui, perhari ini terdapat regulasi baru yang mengacu pada Surat Edaran Satgas Covid-19 Nomor 23 Tahun 2021 tentang Protokol Kesehatan Perjalanan Internasional Pada Masa Pandemi Covid-19. 

Dan menurut SE Satgas tersebut, ada 11 negara yang dibatasi masuk Indonesia lantaran ditemukan adanya transmisi varian Omicron. 

Negara tersebut yakni Afrika Selatan, Lesotho, Eswatini, Namibia, Botswana, Zimbabwe, Mozambique, Malawi, Zambia, Angola, dan Hongkong. 

Jadi untuk pelaku perjalanan Internasional yang dalam 14 hari baru mengunjungi 11 negara tersebut, akan dilarang masuk ke Indonesia. 

Adapun untuk memastikan pelaku perjalanan tidak pernah mengunjungi 11 negara tersebut dalam 14 hari akan diperiksa paspor para WNA yang datang, apakah ada riwayat perjalanan ke 11 negara tersebut.

Jika ada, akan langsung ditolak.

Ditambah lagi, setiap pelaku perjalanan Internasional baik WNI maupun WNA harus menjalani swab PCR sesaat setelah tiba di Bandara Soekarno Hatta. 

Apabila hasilnya positif, akan dikirimkan ke Badan Litbangkes untuk melakukan genom sequencing. (Miechell Octovy Koagouw)

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar