FOKUS: #PPKM

Omicron, Bandara Soetta Tutup Penerbangan Benua Afrika

Ilustrasi / Pekerja melakukan bongkar muat koper dan barang bawaan penumpang pesawat maskapai Citilink. ANTARA FOTO/Andika Wahyu.

KBRN, Tangerang: Pemerintah Indonesia mengeluarkan aturan Surat Edaran (SE) tekait dengan larangan penerbangan dari dan ke Benua Afrika. 

Pasalnya, muncul varian baru virus Covid-19 jenis Omicron di benua tersebut. 

Regulasi ini akan diterapkan per 29 November 2021, tertuang dalam Surat Edaran Nomor IMI-0269.GR.01.01 tahun 2021, Kementerian Hukum dan HAM Republik Indonesia. 

Kepala Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Bandara Internasional Soekarno Hatta, Darmawali Handoko, mengaku, pihaknya akan mengikuti setiap aturan.

Kepala KKP Bandara Internasional Soekarno Hatta, Darmawali Handoko

"Kita ikuti aturannya yang terbaru," ungkapnya kepada RRI.co.id di Tangerang, Minggu (28/11/2021). 

Diketahui, dakam aturan baru itu berisikan perintah penolakan masuk sementara ke wilayah Indonesia bagi orang asing yang pernah tinggal dan/atau mengunjungi wilayah Afrika Selatan, Botswana, Namibia, Zimbabwe, Lesotho, Mozambique, Eswatini, dan Nigeria, dalam kurun waktu 14 hari sebelum masuk wilayah Indonesia. 

Lalu, adanya penangguhan sementara pemberian visa kunjungan dan visa tinggal terbatas bagi warga negara Afrika Selatan, Botswana, Namibia, Zimbabwe, Lesotho, Mozambique, Eswatini, dan Nigeria. 

Namun, kedua aturan tersebut dikecualikan bagi orang asing yang akan mengikuti pertemuan terkait G20. (Miechell Octovy Koagouw)

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar