Empat Tujuan Utama Indonesia dalam Konvensi Minamata

KBRN, Jakarta: Indonesia terpilih menjadi tuan rumah Pertemuan ke-4 Konferensi Para Pihak (COP-4) Konvensi Minamata yang akan digelar di Bali tahun depan. Dalam pertemuan tersebut, Indonesia diharapkan dapat berkontribusi dalam penghapusan merkuri dan memperlihatkan kepada dunia internasional upaya serius dalam penanganan merkuri di Tanah Air. 

"Pertama, kontribusi Indonesia mempertegas pengurangan dan penghapusan merkuri, itu sudah pasti. Yang kedua menunjukkan kepada dunia internasional upaya serius Indonesia dalam penanganan merkuri," kata Dirjen Pengelolaan Sampah, Limbah, Bahan Beracun dan Berbahaya (PSLB3) Rosa Vivien Ratnawati dalam konferensi pers Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) secara virtual, Selasa (26/10/2021).

Selanjutnya, sebagai wujud pengakuan dunia Internasional dan terakhir mengukuhkan kepemimpinan Indonesia dalam memainkan peran sentral diplomasi lingkungan hidup global.

Selain itu, Indonesia juga mendorong adanya deklarasi global untuk memberantas perdagangan ilegal merkuri dalam pertemuan tatap muka yang rencananya akan diadakan di Bali pada Maret 2022.

Staf Ahli Kementerian Luar Negeri Muhsin Syihab, yang juga menjadi Ketua Delegasi RI untuk COP-4 dalam kesempatan itu, mengatakan deklarasi itu diharapkan dapat memperkuat kerja sama internasional untuk melawan perdagangan ilegal merkuri yang dapat merugikan baik manusia maupun lingkungan hidup.

"Dengan kerja sama internasional maka kita harapkan dapat menekan laju perdagangan ilegal merkuri dan bahkan mungkin kita berharap nanti mendukung tujuan konvensi minamata itu sendiri yaitu menghapus penggunaan merkuri," kata Muhsin.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00