[Cek Fakta] Kasus Covid-19 di Surabaya Bertambah

[Cek Fakta] Kasus Covid-19 Surabaya Bertambah (foto: istimewa)

KBRN, Jakarta: Beredar sebuah informasi bahwa saat ini kasus Covid-19 di Surabaya sedang naik. 

Bahkan, dikatakan pula karena adanya kluster baru di rumah sakit RKZ, dan beberapa tempat karantina menunjukkan kenaikan pasien.

Namun, setelah dilakukan penelusuran lebih lanjut, informasi tersebut adalah hoaks. 

Dilansir dari akun Instagram resmi Departemem Komunikasi dan Informatika Kota Surabaya, memaparkan data bahwa, bersumber dari Satgas Percepatan Penanganan Covid-19 Surabaya per tanggal 8 Oktober 2021, dari hasil tracing, ada 10 orang yang terkonfirmasi positif Covid-19. 

Jumlah yang bertambah 13 orang dengan jumlah produksi 64.031 orang, sedangkan jumlah yang meninggal tercatat nihil alias 0.

Berdasarkan data sampai tanggal 9 Oktober 2021, jumlah pasien yang dikarantina di Hotel Asrama Haji yang menjadi tempat isolasi bagi yang terkonfirmasi positif Covid-19, terdapat sebanyak 5 orang dari kapasitas 899 kamar yang tersedia.

Adapun Rumah Sakit Lapangan Indrapura, yang disebutkan dalam pesan di WhatsApp, sejak tanggal 2 Oktober 2021 masih nol pasien, atau tidak ada yang dirawat disana.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Surabaya, drg. Febria Rachmanita, mengatakan bahwa saat ini kasus positif di Kota Surabaya sedang melandai dan tingkat positif berada di angka 0,38% atau sangat rendah. Meski begitu masyarakat harus tetap patuh protokol kesehatan agar sewaktu-sewaktu tidak terjadi lonjakan kembali.

Maka dapat disimpulkan bahwa informasi mengenai kenaikan kasus positif Covid-19 di Surabaya adalah HOAX dan dapat dikategorikan sebagai Konten yang Menyesatkan.

Faktanya, kasus positif saat di Surabaya sedang melandai, adapun positif rate-nya mencapai 0,38% yang berarti masih tergolong rendah.

Referensi

https://www.instagram.com/p/CU2T2fqB3Co/

https://turnbackhoax.id/2021/10/15/salah-kasus-positif-covid-19-di-surabaya-naik/

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00