Anies: IMB Grey Area, Pertama di Indonesia

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan (Dok. Humas Pemprov DKI Jakarta)

KBRN, Jakarta: Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menjelaskan, adanya Izin Mendirikan Bangunan (IMB) Sementara atau IMB Kawasan sebagai solusi penataan Kampung Prioritas.

Diketahui, Anies telah membagikan Izin Mendirikan Bangunan (IMB) Sementara kepada warga di Kampung Tanah Merah, Rawa Badak Selatan, Koja, Jakarta Utara

Menurutnya, IMB Sementara dianggap menjadi solusi untuk menata permukiman dengan status grey area alias permukiman dengan status lahan yang legalitasnya masih dipertanyakan.

"Ini adalah jalan tengah yang kita ambil untuk menyelesaikan masalah bangunan yang berada di tanah yang status legalnya belum tuntas, tapi mereka faktanya ada di sini sudah puluhan tahun," kata Anies di Kampung Tanah Merah, Koja, Jakarta Utara, Sabtu (16/10/2021).

Hal ini disampaikannya dalam kegiatan pemberian IMB Sementara yang diserahkan simbolis kepada warga dari 17 perwakilan Kampung Prioritas.

Dengan adanya IMB Sementara ini, Anies memastikan fasilitas listrik serta air bersih bisa masuk ke pemukiman-pemukiman grey area.

Sebab, IMB selama ini menjadi salah satu dokumen yang dibutuhkan agar fasilitas-fasilitas tersebut bisa terpenuhi.

"Faktanya, begitu mereka membutuhkan pelayanan untuk bisa listrik masuk dengan benar, air bisa masuuk dengan benar, itu semua mensyaratkan (IMB). Dengan adanya IMB Kawasan itulah kita kemudian mencari jalan tengah, bukan tiap rumah, tapi sebagai kawasan," jelas Anies. 

Diketahui, pemberian IMB Sementara ini tidak terlepas dari janji kampanye Anies Baswedan yang akan menata 21 Kampung Prioritas di DKI Jakarta.

Anies pun mengklaim bahwa kebijakan IMB Sementara ini baru pertama kali dilakukan di Indonesia.

"Ini pertama kali di Indonesia ada IMB berbentuk kawasan," ucap Anies. (Miechell Octovy Koagouw)

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00