FOKUS: #PPKM MIKRO

Mahasiswa Tuntut Penindakan Terhadap Pejabat Pelanggar Prokes

Belasan pemuda yang tergabung dalam aliansi mahasiswa dan pemuda kota Bekasi bersatu, melakukan aksi unjuk rasa di depan Gedung Pemerintah Kiota (Pemkot) Bekasi, Jumat (15/10/2021). Mereka menuntut Satgas Covid-19 Kota Bekasi menindak tegas salah satu anggota DPRD Kota Bekasi, H. Solihin, dari Fraksi Partai Persatuan Pembangunan (PPP), yang diduga kuat melanggar serta mendukung pelanggaran prokes dalam acara senam di Bekasi Jaya. (Leny Kurniawati/.RRI)

KBRN, Bekasi: Belasan pemuda yang tergabung dalam aliansi mahasiswa dan pemuda kota Bekasi bersatu, melakukan aksi unjuk rasa di depan Gedung Pemerintah Kiota (Pemkot) Bekasi, Jumat (15/10/2021).

Dalam keterangan tertulisnya, Hasan (25), koordinator aksi menerangkan, tuntutan mereka adalah ketegasan harus ditunjukkan kepada pelanggar protokol kesehatan Covid-19 walaupun terhadap pejabat sekalipun.

Dirinya menuntut Satgas Covid-19 Kota Bekasi menindak tegas salah satu anggota DPRD Kota Bekasi, H. Solihin, dari Fraksi Partai Persatuan Pembangunan (PPP), yang diduga kuat melanggar serta mendukung pelanggaran prokes dalam acara senam di Bekasi Jaya.

"Yang melanggar prokes banyak. Ini kami juga mengkritisi dan mempertanyakan Haji Solihin, yang mendukung berkerumun dan tidak menjaga 3M," papar Hasan di Bekasi, seperti dikutip RRI.co.id, Jumat (15/10/2021).

Berikut Tiga Tuntutan yang diajukan Hasan dan rekan-rekannya, Aliansi Mahasiswa dan Pemuda Kota Bekasi Bersatu:

1.  Meminta kepada pemerintah Kota Bekasi, tegas dalam menyikapi dan menangani virus Covid-19 dan tegakan prokes.

2. mendesak kepada ketua satgas Covid-19 Kota Bekasi, segera menindak tegas H.Solihin selaku anggota DPRD Kota Bekasi, serta ketua DPC PPP Kota Bekasi yang diduga melanggar dan mendukung pelanggaran prokes dalam acara senam di Bekasi Jaya.

3. Mendesak satgas Covid-19 dan satpol PP untuk tegas dalam menjalankan tugas dan mencegah musyawarah partai PPP Kota Bekasi. 

Hasan menegaskan, aksi unjuk rasa alan dilakukan di dua tempat selama dua hari, yakni Jumat, 15 Oktober dan Sabtu, 16 Oktober 2021. (Miechell Octovy Koagouw)

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00