FOKUS: #VAKSIN COVID-19

Kuningan dan Pekalongan Terima Dana dari BKKBN

KBRN, Kuningan: Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) menggelontorkan dana Rp8 M untuk percepatan pelaksanaan vaksinasi nasional di Kabupaten Kuningan Jawa Barat. Kepala BKKBN Hasto Wardoyo mengatakan sebanyak 79 desa di Kuningan harus sudah divaksin penduduknya.

"Sebesar 8M untuk Kuningan hanya untuk vaksin, harapannya dari 79 desa yang ada sudah divaksin semua penduduknya," ujar Hasto, Kamis (14/10/2021).

Sementara Bupati Kuningan Acep Purnama menambahkan dari Rp8 miliar tersebut, target hingga Desember 2021 masyarakat yang sudah divaksin sebanyak 80 persen dari total penduduk Kuningan.

"Sekitar 50ribu vaksin disediakan, target vaksinasi di Kabupaten Kuningan awal desember itu 50% warga kuningan tervaksinasi, tapi apabila stok vaksin untuk kuningan di perbanyak kami yakin di bulan Oktober-November bisa tercapai," terangnya.

Acep juga menambahkan pola vaksinasi Grebek Desa, Kelurahan dan Komunitas dilaksanakan pihaknya agar dapat mengetahui sejauh mana sebaran dari vaksinasi.

"Baik dari sisi persentase dan pemerataan di seluruh pelosok Kabupaten Kuningan kami akan pantau,” katanya.

Selain di Kabupaten Kuningan, BKKBN juga memberikan dana penunjang di Kabupaten Pekalongan. Bupati Pekalongan Fadia Arafiq menjelaskan pihaknya mendapat dana Rp2,8 miliar untuk penyelesaian vaksin nasional.

"Dua miliar itu hanya untuk pendamping misal vaksinator atau bidan yang melakukan vaksinasi keluarga," tuturnya.

Sebelumnya Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah kembali naik menjadi PPKM level 3 dari semula level 2. Fadia mengklaim naiknya status tersebut dikarenakan masyarakat tang belum dapat melakukan vaksin. Farida mengeluhkan ketersediaan vaksin COVID-19 yang menurutnya langka.

"Kabupaten Pekalongan membutuhkan sekitar 144 ribu dosis vaksin. Sementara serapan vaksinasi di Kabupaten Pekalongan baru 45,21 persen," pungkasnya.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00