FOKUS: #PPKM MIKRO

Yatim Piatu Terdampak Covid-19 dapat Perhatian Besar

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan meninjau kegiatan vaksinasi, santunan dan beasiswa kepada pelajar yatim piatu yang orang tuanya meninggal dunia akibat terpapar Covid-19 (Ryan/RRI)

KBRN, Jakarta: Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan mengapresiasi kegiatan vaksinasi, santunan dan beasiswa kepada pelajar yatim piatu yang orang tuanya meninggal dunia karena terpapar Covid-19. 

Kegiatan yang diinisiasi Andyka Comunity Centre (ACC), Shidik Adiansyah Comunity Centre (SACC), dan Karang Taruna Jakarta Utara, termasuk sebagai upaya bersama dalam penanggulangan Covid-19 di Provinsi DKI Jakarta.

Disamping vaksinasi, Anies yang didampingi Wali Kota Jakarta Utara, Ali Maulana Hakim, mengajak warga lainnya untuk memberikan perhatian lebih terhadap warga yang terdampak Covid-19. 

"Vaksinasi jalan terus. Kita ajak semua memastikan warga terdampak Covid-19 kita bantu. Ini semua menjadi catatan amal jariyah. Insyallah jadi amal saleh," kata Anies, saat ditemui RRI.co.id di Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 289 Jakarta, Cilincing, Jakarta Utara, Minggu (26/9/2021).

Anies Baswedan berbincang dengan salah satu siswa penerima beasiswa (Ryan/RRI)

Sementara Anggota DPRD Provinsi DKI Jakarta Fraksi Gerindra, S. Andyka memastikan kegiatan kali ini menargetkan 517 orang yang mengikuti vaksinasi dan penerima sembako, 309 pelajar yatim yang mendapatkan paket santunan dan sembako, dan 45 pelajar yang mendapatkan beasiswa biaya sekolah masing-masing senilai tiga juta rupiah.

"Ini merupakan rangkaian ACC, SACC dan Karang Taruna Taruna Jakarta Utara. Kegiatan ini juga didukung sahabat kami dari BUMD (Badan Usaha Milik Daerah) diharapkan dapat menjadi triger pintu masuk Eksekutif untuk dapat mengalokasikan anggaran Beasiswa bagi yatim piatu sebanyak enam ribu pelajar yang orang tuanya meninggal dunia karena Covid-19, dalam APBDP (Anggaran Pendapatan Belanja Daerah Perubahan) 2021 dan APBD (Anggaran Pendapatan Belanja Daerah) 2022," tambahnya. (Miechell Octovy Koagouw)

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00