FOKUS: #VAKSIN COVID-19

Pemerintah Pastikan Stok Vaksin Covid-19 Aman

Vaksin Covid-19/ Istimewa

KBRN, Jakarta: Menteri Komunikasi dan Informatika Johnny G Plate memastikan, vaksin Covid-19 untuk masyarakat Indonesia aman.

Dia mengatakan, pemerintah masih akan terus mendatangkan vaksin dan segera melakukan distribusi lokasi di seluruh Indonesia. Pemerintahmengejar target pada akhir 2021, 70 persen masyarakat Indonesia sudah divaksinasi.

"Pemerintah berupaya keras agar tidak terjadi kekosongan stok vaksin," tegas Johnny, Selasa (21/9/2021).

Johnny menambahkan, dalam upaya menyediakan vaksin bagi rakyat Indonesia, pemerintah mengoptimalkan upaya diplomasi antarnegara. Kerja sama yang dilakukan bersifat bilateral dan multilateral, tidak hanya yang bersifat G to G, juga dengan berbagai lembaga. 

Kedatangan vaksin ini,lanjutnya, merupakan salah satu wujud keberhasilan upaya diplomasi pemerintah Indonesia, yangakan terus ditingkatkan dan dioptimalkan.

"Kedatangan vaksin menunjukkan stok vaksin aman," ujarnya.

Lebih lanjut Johnny mendorong pemerintah daerah, terutama yang capaian vaksinasinya masih rendah, untuk melakukan percepatan dan perluasan program vaksinasi. Menkominfo juga mengungkapkan, hingga20 September pukul 18.00, baru 27.45 persen dari sasaran vaksinasi kelompok lansia yang sudah vaksindosis pertama dan 19.25 persen yang sudah mendapatkan dosis lengkap.

"Mari bersama kita dorong kelompok lansia untuk segera divaksin. Yakinkan, daftarkan dan antarkanmereka ke tempat vaksinasi terdekat," imbau Johnny.

Perlu diketahui, baru-baru ini Indonesia kedatangan dua tahap vaksin. Vaksin tahapke-71 berupa 5 juta dosis vaksin Sinovac dalam bentuk jadi. Total vaksin jadi Coronavac keluaranSinovac yang sudah tiba di Indonesia adalah 58.776.000.Kemudian pada tahap ke-72, juga tiba 200 ribu dosis vaksin Sinopharm. 

Vaksin tersebut merupakanhibah dari Red Cross of Society China melalui mekanisme bilateral. Sehingga total, vaksin yang sudahtiba di tanah air dalam bentuk bulk atau bahan baku maupun bentuk jadi adalah 267.550.400 dosis.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00