BKKBN Raih Akreditasi B Penilaian Kompetensi

KBRN, Jakarta : Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional meraih akreditasi B sebagai instansi penyelenggara penilaian kompetensi tahun 2021. 

Pengakuan ini merupakan hasil penilaian dari tim penilai kelayakan unit layanan assessment center Badan Kepegawaian Negara. 

Pengakuan kelayakan penyelenggaraan penilaian kompetensi merupakan penegakan standar yang terdiri 3 unsur yakni penilaian terhadap organisasi dan kelembagaan, penilaian SDM, serta unsur metode dan pelaksanaan. 

“Penyelenggaraan penilaian kompetensi diharapkan bisa akurat meningkatkan kemampuan ASN, lebih mengurangi kelemahan yang dimiliki pegawai.Jangan sampai hasil asesmen bersifat statis,” jelas Plt Kepala BKN, Bima Haria kepada RRI, Jumat (17/9/2021).

Tujuan akreditasi penyelenggara penilaian kompetensi ini kata Bima akan  menjamin hasil penilaian kompetensi yang diselenggarakan instansi sesuai dengan norma standar prosedur yang ditetapkan. Hasil penilaian kompetensi ini bisa dimasukkan ke dalam box talent di BKN.

Pengakuan kategori B ini, artinya BKKBN memiliki kewenangan penyelenggaran penilaian kompetensi pada jabatan administrator dan jabatan fungsional setara. 

"Juga diberikan kewenangan untuk menyelenggarakan penilaian kompetensi di instansi lain," ujarnya.

Sementara Sekretaris Utama BKKBN, Tavip Agus Rayanto menjelaskan pengakuan penyelenggaraan ini sangat berarti untuk menjalankan assessment center yang telah berdiri sejak ahun 2018 lalu. 

"Assessment Center BKKBN merupakan upaya yang dilakukan untuk meningkatkan kompetensi pegawai. Itu yang bisa diintervensi”,kata Tavip.

Lebih lanjut dijelaskan Tavip dalam  penilaian kompetensi termasuk unsur kerjasama dalam tim. 

"Seseorang tidak mungkin bekerja sendiri. Dan kalau bekerjasama bagaimana menilai kerjasama tim seperti ini. Team work ini yang akan membangun kinerja BKKBN utk melejit tinggi,” tegas Tavip.

Diketahui pelaksanaan penilaian dan uji kelayakan penyelenggaran penilaian kompetensi merupakan tahap awal pembentukan manajemen talenta di BKKBN. Penting untuk meningkatkan  gap kompetensi dari hasil asesmen yang dianggap masih perlu pengembangan.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00