Wisatawan Menurun, Sandiaga Terus Optimalkan CHSE

Ist

KBRN, Jakarta: Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno terus melakukan usaha agar wisatawan berkunjung Indonesia.

Menurut Sandi, strategi yang dipersiapkan untuk memulihkan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif pasca pandemi Covid-19 melalui sertifikasi dengan prinsip CHSE (Cleanliness, Health, Safety, and Environmental Sustainability).

“CHSE ini terus kita genjot dan sampai hari ini kita sudah mencapai hampir 6.000 usaha di 34 provinsi yang kami beri sertifikasi mulai dari hotel, restoran, destinasi wisata, dan sentra ekraf lain,” ujar Sandiaga, dalam acara virtual Peluncuran Nota Kesepahaman BPPK, Kemlu, dan UI, Kamis (29/7/2021).

Hal itu diutarakan Sandi, setelah melihat data dari data Badan Pusat Statistik (BPS), setidaknya penurunan wisatawan ke Indonesia tahun 2020 mencapai 75 persen.

“Kunjungan wisatawan sangat terdampak hebat dan kalau tahun 2020 turunnya 75 persen,” kata Sandiaga.

Sandi melanjutkan, pada tahun 2021 juga ada kemungkinan akan mengalami penurunan karena pandemi Covid-19 yang belum turun penyebarannya.

“Maka kalau dilihat di 2021 akan turun lagi sebanyak perkiraan kami antara 50 sampai 70 persen,” ucap dia.

Selain itu, Sandi juga melihat potensi pasar Amerika yang merupakan salah satu negara adidaya ekonomi terbesar di dunia.

Pihaknya, juga telah mengajukan memorandum of understanding (MoU) terkait industri kreatif dengan pemerintah Kolombia.

Mulai dari industry film, animasi, arsitektur design, seni, drama, iklan tv, radio, penerbitan, wisata budaya, dan ekonomi kreatif lainnya.

“Kita terus lakukan koordinasi dan kita melihat bahwa ke depan kita harus adopsi prinsip 3G, apa itu? G pertama gercep, gerber/gerak bersama, gaspol/garap semua potensi,” ucap dia.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00