FOKUS: #VAKSIN COVID-19

[Cek Fakta] Vaksin COVID-19 Dapat Merusak Sel

Foto: Istimewa

KBRN, Jakarta: Beredar informasi di media sosial bahwa vaksin Covid-19 mengandung spike protein (protein lonjakan) yang bersifat sitotoksik, yakni zat yang dapat membunuh dan merusak sel.

Berdasarkan hasil penelusuran seperti dilansir Jalahoaks, Kamis (24/6/2021), bahwa informasi mengenai vaksin Covid-19 mengandung sitotoksik adalah hoaks dan pernyataan tersebut telah dibantah oleh sejumlah ahli.

Dilaporkan dalam reuters.com (19/06/2021), para ahli di Meedan Digital Health Lab menjelaskan bahwa sejauh ini tidak ada bukti ilmiah yang menunjukkan bahwa protein lonjakan yang dibuat dalam tubuh setelah menerima vaksin Covid-19 adalah beracun atau merusak organ tubuh.

Anna Durbin, Profesor Kesehatan Internasional di Sekolah Kesehatan Masyarakat Johns Hopkins Bloomberg, mengatakan bahwa protein lonjakan itu sendiri tidak bersifat sitotoksik.

"Ketika kita divaksinasi, sel menggunakan mRNA (atau DNA dari vektor adenovirus) untuk membuat protein lonjakan. Sel tubuh memperlihatkan protein lonjakan dan potongannya kepada sistem imun. Jadi, protein lonjakan tidak membunuh sel-sel tersebut dan bukan sitotoksik," jelas Durbin.

Selanjutnya Durbin menjelaskan, sel yang merupakan bagian dari sistem kekebalan kemudian melihat protein lonjakan dan mengingatnya, sehingga jika kemudian tubuh terpapar virus, mereka dapat mengenalinya dan membunuh sel yang terinfeksi.

KESIMPULAN

Informasi bahwa vaksin Covid-19 mengandung sitotoksik yang dapat merusak sel, adalah tidak benar. Faktanya, pernyataan tersebut telah dibantah oleh sejumlah ahli dan sejauh ini tidak ada bukti ilmiah yang menunjukkan bahwa protein lonjakan yang dibuat dalam tubuh setelah menerima vaksin Covid-19 adalah beracun atau merusak organ tubuh.

Kategori Informasi: Disinformasi 

Kategori Hoaks: Konten/ Informasi Sesat (Misleading Content)

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00