Monster Bawah Laut, Ini Arti Nanggala

KRI Nanggala 402 (Doc Istimewa)

KBRN, Jakarta: KRI Nanggala-402 disebut On Eternal Patrol. Dijuluki ‘Monster Bawah Laut’, inilah arti nama Nanggala.

Nanggala, nama yang disematkan kepada kapal selam buatan Jerman ini sudah dijadikan alat utama sistem pertahanan (alustista) Indonesia sejak tahun 1981, Nanggala menjaga Indonesia dalam sunyi dan senyap.

Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia, Nanggala merupakan senjata yang terbuat dari kayu, berbentuk bulat dan kedua sisinya runcing. Senjata ini digunakan dengan cara digenggam.

Sementara dari cerita pewayangan, Nanggala adalah pusaka Prabu Baladewa, seorang Raja yang dikenal keras kepala dan mudah marah. Meski begitu, Baladewa adalah seorang pemimpin berhati tulus, jujur, adil dan rendah hati, seperti yang dilansir dari berbagai sumber.

Baca Juga: On Eternal Patrol KRI Nanggala-402, Jalesveva Jayamahe

Baca Juga: KRI Nanggala-402 'On Eternal Patrol'

Baladewa adalah putra dari Prabu Basudewa di Kerajaan Mandura. Baladewa memiliki kembaran yang bernama Kresna. Baladewa kecil bernama Kakrasana.

Diceritakan Baladewa dan Kresna diungsikan dan disembunyikan di Kademanan Widarakandang sejak kecil. Karena mereka mendapat ancaman pembunuhan dari Kangsadewa.

Dalam pengungsiannya, Baladewa berguru pada seorang resi jelmaan Batara Brama di pertapaan Argasonya. Selesai berguru, Baladewa diberi dua pusaka yaitu Nanggala dan Alugara.

Nanggala berwujud mata bajak dan Alugara berupa gara dengan kedua ujung runcing. Selain dua pusaka, Baladewa memiliki kemampuan untuk terbang dengan kecepatan tinggi, Aji Jaladara. Sehingga ia disebut Wasi Jaladara.

Dari dua pusaka ini, Nanggala adalah yang terhebat. Saking ampuhnya, Nanggala tak boleh diperlihatkan di depan banyak orang.

Bayangkan, kekuatannya mampu untuk melelehkan gunung, membelah lautan dan mengakhiri nasib matahari dalam sekali tebas. Satu cerita yang mengisahkan kekuatan Nanggala adalah saat Baladewa tak sengaja keluar membawa Nanggala.

Begitu terlihat, ribuan dewa berkuda awak langsung turun. Baladewa sampai kena tegur dan diminta untuk tidak memperlihatkan Nanggala sampai Perang Bharatayuda.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00