Perangko Queen Akan Muncul di Inggris

Foto NME

KBRN, Jakarta: Grup musik rock Queen akan muncul di perangko Inggris Juli mendatang bertepatan dengan perayaan ulang tahun ke-50 grup legendaris tersebut. 

Melansir NME, perangko bergambar Queen ini akan diproduksi oleh perusahaan Royal Mail. Dalam edisi khusus ini, akan merilis satu set perangko yang terdiri dari 13 jenis berbeda.

Delapan perangko akan menampilkan sampul album Queen, empat lainnya memperlihatkan foto band tersebut saat tampil, serta satu hasil jepretan lawas.

Sampul album yang bakal dipampang yakni Queen II (1974), Sheer Heart Attack (1974), A Night at the Opera (1975), News of the World (1977), The Game (1980), Greatest Hits (1981), The Works (1984), dan Innuendo (1991).

Keseluruhan koleksi ini akan dipasarkan pada 9 Juli mendatang di laman resmi Royal Mail. Paket yang mencakup seluruh set dijual dengan harga 16 pound sterling atau setara Rp283.143.

"Sulit untuk mengungkapkan apa yang saya rasakan ketika melihat perangko yang indah ini, Sejak kami menjadi empat anak lelaki dewasa yang memulai pencarian 50 tahun yang lalu, kehidupan kami dicurahkan untuk mewujudkan impian mustahil kami. Terkadang aneh saat bangun dan menyadari posisi di mana kami sekarang berada dan kami sudah menjadi lembaga nasional,” kata gitaris Queen, Brian May, dalam siaran persnya. 

Ia nenambahkan bahwa muncul di perangko Inggris menjadi sebuah penghargaan luar biasa bagi Queen.

"Tidak ada yang lebih berharga untuk membawa pulang penghargaan luar biasa dari Royal Mail ini. Sangat menyedihkan melihat koleksi gambar ini sekarang. sekarang kita semua berada di dunia yang dikuasai oleh virus corona, di mana semua yang ada digambar ini tidak mungkin terjadi," katanya.

Pencetak hit Bohemian Rhapsody ini akan menjadi band rock ketiga yang tampil di perangko, usai The Beatles pada 2007 dan Pink Floyd pada 2016.

Queen terbentuk pada 1970 di London dengan personel Freddie Mercury (vokal, piano), Brian May (gitar, vokal), Roger Taylor (drum, vokal), dan John Deacon (bass).

Reaksi anda terhadap berita ini :

00:00:00 / 00:00:00