Ari Lasso, Sosok Tegar yang Luar Biasa

Ari Lasso (ujung kiri) saat bergabung bersama grup Lost Angels bersama Ahmad Dhani di awal era 1990-an. (Dok. RRI)

KBRN, Jakarta: Ari Bernardus Lasso, pria kelahiran Madiun, 17 Januari 1973, adalah mantan vokalis Dewa19 (1991-1999), yang semakin bersinar kala memutuskan hengkang dari grup band tersebut untuk menekuni karir sebagai penyanyi solo (solo singer).

Dalam wawancara Program To The Point Ari Lasso dengan PRO3 RRI, dua rekan sekaligus mentor Ari Lasso yakni Oi dan Pithuq, membagikan beberapa kisah menarik ketika mereka bersama Ari di awal-awal karirnya.

"Saya ingat itu, pertama kali ingin bertemu Ari, saya minta tolong teman saya di SMA 2 Surabaya untuk memanggilkan Ari di dalam. Di situlah pertama kami bertemu, kenal, dan nge-band bareng," tutur Oi, rekan dan mentor, sekaligus orang yang pertama kali menemukan bakat menyanyi Ari Lasso, Minggu (21/11/2021) malam.

Ari pertama kali membentuk Outsider Band sewaktu sekolah di SMA Negeri 2 Surabaya bersama Wawan Juniarso (drummer Dewa) dan Piyu (gitaris Padi). 

Kemudian ia bergabung dengan Metal Child bersama Oi, dan Lost Angels Band, yang kelak menjadi Boomerang.

Saat bersama Lost Angels Band itulah, Ari lasso membawa rekannya, Ahmad Dhani, untuk menjadi pemain keyboard di band tersebut.

Akan tetapi, seiring perjalanan mereka, akhirnya Ari dan Dhani sudah membawa bendera Down Beat Band, yang kemudian berganti nama menjadi Dewa, lantas berubah lagi menjadi Dewa19.

Bersama Dewa19 inilah, nama Ari Lasso semakin dikenal publik Tanah Air, seiring band tersebut menjadi besar, dengan hampir setiap album yang dikeluarkan terjual ratusan ribu kopi di Indonesia.

Makanan Kesukaan dan Kenangan Lucu

Ari Lasso, To The Point (Dok. PRO3 RRI)

Kisah menarik pertama yang dibagikan Oi dan Pithuq adalah kebiasaan kuliner sang vokalis yang menurut mereka wajar-wajar saja, namun selalu saja dilakukan.

"Ya seperti anak-anak muda di Surabaya pada umumnya saat itu, Ari itu setahu saya memilih makan bakso sesudah latihan band bareng kita saat itu," ujar Oi.

Berbeda dengan Oi, Pithuq justru melihat bagaimana Ari Lasso kerap menyantap Capcay selepas latihan atau saat nongkrong bareng anak-anak band.

"Lasso itu biasa dia nongkrong di warung makan capcay," ujar Pithuq.

Selain kenangan kebiasaan kuliner Ari Lasso, baik Oi maupun Pithuq, juga mengingat jelas bagaimana mereka berdua di waktu yang berbeda, dalam momen yang berbeda pula, kerap iseng mengerjai Ari.

"Dia itu kan paling kecil saat itu. Anak SMA sendiri di grup band. Jadi ya sasaran diisengin," ucap Oi sambil tertawa terbahak-bahak.

Bahkan, pernah satu ketika, saat mereka ikut Log Zhelebour festival dan masuk babak semifinal di Kota Malang, Jawa Timur, Ari sempat ngambek sambil cemberut karena kacamata miliknya bengkok.

"Iya, saat itu bercanda ramai-ramai, lalu terlalu keras saling memiting. Akhirnya kacamata dia kena dan bengkok ke atas gitu. Dia cemberut aja sambil benerin kacamata miliknya itu," kenang Oi.

Meski demikian, dari banyak kejadian diisengi rekan-rekannya,  satu hal yang diamini Oi maupun Pithuq, bahwa Ari Lasso merupakan sosok luar biasa karena tidak mudah marah.

Walaupun sering diisengi atau dikerjai rekan-rekannya, Ari tidak pernah menyimpan amarah apalagi dendam.

"Dia luar biasa, teman yang gak pernah marah. Dongkol mungkin iya, tapi untuk marah itu tidak. Luar biasa, sosok luar biasa," ucap Pithuq yang diamini Oi.

Karir Solo Pasca Dewa19

Sejak dirilisnya album Pandawa Lima tahun 1997, hubungan Ari dengan Dewa19 mulai memburuk, terlebih ketika Ari mulai kena skandal narkoba. 

Pada saat penggarapan album Bintang Lima, ia mengundurkan diri sebagai Vokalis Dewa, dan posisinya sebagai vokalis digantikan oleh Once Mekel. 

Ari sudah take vocal untuk lagu Roman Picisan dan Lagu Cinta dalam album Bintang Lima, namun ia menghilang tanpa kabar dan tak bisa dihubungi lagi untuk melanjutkan proses pembuatan album Bintang Lima.

Masa depan Ari Lasso bersama Dewa19 sudah berakhir, seiring lagu Roman Picisan dan Lagu Cinta di-take ulang dengan Once mekel sebagai Vokalis.

Setelah resmi keluar dari Dewa, Ari mulai menggarap album solonya. 

Ari Lasso, saat bergabung dengan grup band Metal Child di Surabaya (Dok. RRI)

Ari muncul kembali ke dunia hiburan, tampil duet bersama Melly Goeslaw, yang kemudian sukses besar di pasaran dengan lagu berjudul Jika

Tahun 2001 Ari mengeluarkan album solo pertamanya, "Sendiri Dulu", yang juga sukses besar dengan tembang andalannya Misteri Ilahi

Di album ini ia dibantu oleh Bebi (Romeo), Bimo Sulaksono (Romeo, ex-Netral), Erwin Prasetya (ex-Dewa 19), Andra (Dewa 19), Bongky (BIP, ex-Slank), Anto Hoed (Potret), Denny Chasmala, dan Andi Rianto. 

Tahun 2003 ia kembali merilis album keduanya, "Keseimbangan". 

Pada album ini ia menggandeng musisi-musisi hebat seperti Ahmad Dhani (Dewa), Piyu (Padi), Andra (Dewa), Bebi Romeo, Ricky (Five Minutes), Marshal (ADA Band, ex-Dr.PM). 

Tahun 2004 ia merilis album ketiganya bertajuk "Kulihat, Kudengar, Kurasa".

Dan salah satu lagunya menjadi soundtrack film layar lebar dengan judul sama, Mengejar Matahari.

Ari mengeluarkan album keempatnya dengan tajuk "Selalu Ada" pada tahun 2006. 

Di album ini, lagu Cinta Terakhir menjadi andalannya. 

Pada tahun 2007, Ari merilis album "The Best of" dengan salah satu lagunya, Aku dan Dirimu, dimana Ari duet bersama Bunga Citra Lestari.

Pada tahun 2012, Ari meluncurkan sebuah album yang diberi judul "Yang Terbaik", dan album ini hanya dijual digerai KFC seluruh Indonesia. 

Album ini memuat delapan single pilihan dari lima album studio sebelumnya, ditambah enam lagu terbaru Kisah Kita, Karena Aku Telah Denganmu, Cintailah Aku Sepenuh Hati, Satu Cinta, Doa Untuk Cinta, dan Cinta Adalah Misteri

Pada tahun 2014, tanggal 18 Juli 2014, Ari Lasso merilis single terbaru yang berjudul Kamu Egois, yang secara resmi diputar di 76 Radio seluruh Indonesia.

Ari Lasso Tetap Tegar

Selasa, 16 November 2021, kabar tidak sedap datang langsung dari Ari Lasso.

Ternyata diam-diam Ari sudah menjalani tiga kali kemoterapi untuk penyakit kanker limfoma yang dideritanya.

Sontak kabar ini membuat semua musisi Tanah Air serta penggemar Ari lasso kaget dan ramai-ramai memberinya semangat lewat media sosial.

Ari Lasso mengunggah foto terbaru dirinya yang berbeda dari biasanya, dimana pada foto tersebut tidak ada lagi rambut gondrong yang menghiasi kepalanya. 

Rambutnya rontok semua akibat harus menjalani kemoterapi.

Setelah divonis menderita kanker limfoma stadium 2, Ari Lasso harus menjalani PET Scan untuk mengetahui penyebaran sel kanker di tubuhnya.

Selain menjalani PET Scan, Ari Lasso juga harus menjalani kemoterapi untuk pengobatannya.

Keadaan ini juga membuat dua rekan kental sekaligus mentornya, yakni Oi dan Pithuq kaget.

Akan tetapi, Pithuq kembali membagikan pengalaman pertemuannya dengan Ari Lasso saat ia divonis menderita kanker limfoma.

Pithuq melihat Ari begitu tegar dalam menghadapi ini.

"Lasso itu sering curhat sama saya soal apa saja. Dan waktu dia sakit, dia ngomong sama saya bahwa dia akan menghadapi penyakitnya itu," ucap Pithuq.

"Mau menangisi keadaan ini juga gak akan sembuh. Saya memilih menghadapi ini," ujar Pithuq menirukan ucapan Ari lasso kala itu. (Miechell Octovy Koagouw)

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00