Kru Aktor Hollywood Wajib Tes Covid-19

Foto: AFP

KBRN, Jakarta: Serikat pekerja dan studio Hollywood wajib melakukan tes corona sebelum syuting. 

Melansir Variety, Rabu (23/9/2020), kesepakatan tersebut tercapai setelah serikat terlibat debat panjang selama tiga bulan untuk membahas praktik dari cetak biru protokol kesehatan bertajuk Safe Way Forward yang sudah mereka rilis Juni lalu.

"Prinsip pentingnya termasuk menerapkan dengan ketat aturan tes dan protokol keselamatan, sistem berbasis zona, dan penggunaan alat pelindung diri," demikian pernyataannya. 

Melalui kesepakatan ini, perdebatan panjang mengenai pihak yang bakal menanggung biaya tes Covid-19 pun terjawab.

"Sebagai konsekuensi dari kesepakatan ini, pihak studio akan menginvestasikan dana untuk tes, mendesain ulang tempat kerja, upah selama cuti dan karantina akibat Covid-19, dan langkah pengamanan lainnya di fasilitas produksi," demikian bunyi kesepakatan mereka.

Selain itu, pihak studio juga harus memastikan sistem zona aman di lokasi syuting dengan memasang pembatas tertentu yang dapat mengatur lalu lintas pekerja. Sistem zonasi itu terbagi menjadi 4, yaitu A, B, C, dan D. Kelompok paling rentan masuk dalam kategori A, yaitu para aktor.

"Mengingat para aktor paling rentan karena mereka tak bisa menggunakan APD dan menjaga jarak ketika kamera sudah mulai mereka, maka penyelenggaraan tes juga harus lebih sering, setidaknya tiga kali seminggu," tulis mereka.

Sementara itu, Zona B diisi oleh para kru yang bekerja di sekitar set syuting. Mereka harus memakai APD setiap saat dan wajib mengikuti tes Covid-19 setidaknya sekali seminggu.

Tim produksi yang tidak bekerja di lokasi syuting masuk dalam kategori C. Mereka harus mengikuti tes Covid-19 setidaknya sekali dalam dua pekan.

Kategori D dihuni oleh para pekerja yang berhubungan dengan tim produksi. Mereka harus menjalani tes Covid-19 di hari pertama bekerja.

Untuk menjamin penerapan protokol ini, serikat akan mengirimkan perwakilan pengawas yang harus bisa mengakses semua kru dan pemeran selama jam kerja.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00