Ini Protokol Tatanan Kehidupan Baru Bioskop Indonesia

Foto dok.pribadi

KBRN, Jakarta: Bioskop di Indonesia telah mempersiapkan sejumlah prosedur tatanan kehidupn baru, seperti dengan cara mengurangi jumlah orang dalam studio.

"Sudah pasti jumlah penonton nantinya tidak akan 100 persen kapasitas auditorium kami," kata Public Relation Manager CGV Cinemas Hariman Chalid saat dihubungi awak media, Selasa (2/6/2020). 

Nantinya, standar protokol kebersihan yang ketat seperti memastikan penggunaan masker bagi seluruh karyawan dan pengunjung bioskop akan diterapkan untuk mencegah mata rantai penularan Covid-19. Selain itu, pengecekan suhu sebelum memasuki kawasan bioskop. Hingga orang yang memiliki gejala batuk, pilek, dan terengah-engah akan dilarang masuk.

CGV Cinemas menyiapkan ruang isolasi bagi orang yang perlu melakukan pemeriksaan lebih lanjut hingga memerlukan rujukan ke rumah sakit.

Para karyawan juga akan dilengkapi alat pelindung diri (APD) saat bertugas. Bahkan karyawan akan menjalani pengecekan kesehatan rutin dua pekan sekali dan dicatat dalam laporan atau sertifikasi.

Protokol kesehatan tersebut juga akan diberlakukan Cinema XXI. Head of Corporate Communications & Brand Management Cinema XXI Dewinta Hutagaol mengatakan menjaga kebersihan dan kesehatan para karyawan dan penikmat bioskop sudah diberlakukan sejak akhir Januari 2020. 

Kawasan bioskop Cinema XXI disemprot menggunakan cairan desinfektan yang biasa digunakan maskapai penerbangan internasional untuk meminimalisasi risiko penyebaran virus corona.

"Secara konsisten general cleaning dan penyemprotan cairan disinfektan anti-virus di seluruh lingkungan bioskop, pemeliharaan peralatan bioskop dan kebersihan kursi bioskop, serta senantiasa menjaga tingkat kelembaban ruangan untuk menghindari munculnya jamur," kata Dewinta. 

Sejumlah jaringan bioskop di Indonesia tidak beroperasi selama pandemi global virus corona mulai 23 Maret 2020 hingga 5 April 2020. 

Sejak awal April 2020, ribuan layar lebar di 218 lokasi bioskop yang tersebar di 52 kota seluruh Indonesia, ditutup untuk waktu yang belum ditentukan. Begitupun dengan CGV, ikut menutup semua lokasi bioskopnya sementara waktu mulai 31 Maret 2020 sebagai pencegahan penyebaran virus corona.

Sama halnya dengan bioskop jaringan Cinepolis yang ikut menutup bioskopnya demi memprioritaskan kesehatan dan keamanan pengunjung serta pegawai. Diinformasikan bahwa bioskop Cinepolis akan ditutup sementara hingga waktu yang belum ditentukan.

Reaksi anda terhadap berita ini :

00:00:00 / 00:00:00