Kemendikbudristek Mengapresiasi Film "KKN di Desa Penari"

Salah satu adegan dalam film berjudul KKN di Desa Penari (Foto: Istimewa)

KBRN, Jakarta: Kesuksesan film "KKN di Desa Penari" karya Sutradara Awi Suryadi mendapatkan apresiasi dari Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek).

Sukses itu terlihat dari jutaan penonton yang kembali penasaran menyaksikan film horor tersebut dan kembali ke bioskop 

"Secara khusus kami ucapkan selamat untuk Awi Suryadi di mana film horor karyanya telah ikut mengembalikan keberanian masyarakat untuk masuk dan menonton kembali ke bioskop," ujar Direktur Perfilman, Musik, dan Media, Direktorat Jenderal Kebudayaan, Kemendikbudristek Ahmad Mahendra, dikutip Antaranews, Sabtu (21/5/2022).

Selain memberikan apresisasi, ia juga berharap kesuksesan film yang diadaptasi dari cerita fenomenal dan novel populer karya Simpleman itu bisa menjadi penanda bangkitnya kreativitas dan semangat para sineas di Tanah Air.

Sementara itu, Awi Suryadi menjelaskan kesuksesan film "KKN di Desa Penari" tidak lepas dari rasa penasaran masyarakat terhadap versi visual dari kisah horor yang ditulis Simpleman di Twitter pada pertengahan 2019 itu.

"Awalnya tidak menyangka film ini akan meledak, saya justru sempat khawatir kebiasaan masyarakat menonton di bioskop akan memudar seiring meningkatnya tren menonton film dari rumah selama pandemi COVID-19," jelas Awi.

"Namun ramainya kembali bioskop dengan film Spiderman lalu disusul dengan film Ku Kira Kau Rumah dan sekarang dikonfirmasi lagi dengan film KKN di Desa Penari, jadi kita semua merasa timbul harapan lagi bahwa ternyata memang orang masih mau menonton di bioskop, karena memang pengalaman nonton di bioskop itu tidak bisa tergantikan dengan medium lain," tambahnya.

Sebagai informasi, "KKN Di Desa Penari" merupakan film horor yang diadaptasi dari sebuah utas fenomenal karya Simple Man, bercerita tentang enam mahasiswa yang melaksanakan Kuliah Kerja Nyata (KKN) di sebuah desa terpencil. 

Namun, desa yang mereka sambangi itu ternyata menyimpan banyak misteri yang mencekam. Film bergenre horor ini dibintangi Tissa Biani, Adinda Thomas, Aghniny Haque, Achmad Megantara, Calvin Jeremy, dan M Fajar Nugraha.

Film ini berhasil meraup 7 juta penonton, menjadikannya sebagai film terlaris sepanjang masa di Indonesia, mengalahkan Warkop DKI Reborn dengan 6,8 juta penonton.*

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar